Upaya Pembongkaran Makam di Todanan Blora Gagal, Warga dan Aparat Jaga Ketat

Upaya Pembongkaran Makam di Todanan Blora Gagal, Warga dan Aparat Jaga Ketat

BLORA - Upaya pembongkaran makam yang hendak dilakukan Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) di Dusun Manggir Desa Ngumbul Kecamatan Todanan Kabupaten Blora gagal.

Lantaran dijaga kepolisian dan TNI serta warga setempat.

Dari pantauan di lokasi mereka yang mengatasnamakan PWI-LS datang tak cuma dari Blora. Melainkan ada dari Pati.

Baca Juga: Polisi Sempat Curigai Warga Banjarejo Blora sebagai Pembuang Bayi di Semak-semak Kawasan Hutan Perhutani, Bagaimana Hasilnya?

Mereka berniat membongkar makam yang diduga fiktif. Makam tersebut berada di puncak bukit.

Dipercaya warga setempat sebagai makam Ki Ageng Manggir yang merupakan Waliyullah dari keturunan kerajaan.

PWI LS bahkan sudah bersiap sejak pukul 08.00. Mereka berjumlah sekitar 50,an orang. Termasuk dari Blora dan Pati.

Namun mereka tak langsung beraksi. Melainkan ada mediasi yang ditengahi pihak Polsek Todanan dan Koramil Todanan.

Sehingga upaya pembongkaran yang direncanakan mulai pukul 09.00 molor.

Barulah pukul 10.15 menit PWI LS mulai naik. Menuju makam yang berada di bukit. Atau disebut warga gunung Manggir.

Sampai di puncak, aksi pembongkaran gagal. Lantaran dilarang polisi dan TNI serta warga setempat.

Meski sempat diwarnai insiden. Tatkala perwakilan PWI LS sempat menendang nisan makam. Namun akhirnya tak sampai ada bentrok.

Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo