Teror di Kosan Murah Semarang: Sosok Pocong dan Perempuan Misterius Gegerkan Penghuni

Teror di Kosan Murah Semarang: Sosok Pocong dan Perempuan Misterius Gegerkan Penghuni

SEMARANG - Kehidupan sebagai mahasiswa baru biasanya penuh semangat dan cerita menyenangkan. Mulai dari mencari kosan murah, kenalan baru, sampai eksplorasi kota tempat kuliah.

Namun, bagi Sonja, seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES), kenangan masa awal kuliahnya justru dibayangi pengalaman mistis yang tak akan pernah dilupakan.

Berdasarkan video YouTube dari kanal Lonceng Mistery, Sonja menceritakan kisah horor yang ia alami saat tinggal di sebuah kosan di Semarang pada tahun 2011.

Awalnya, semua tampak normal. Kosan tersebut terlihat rapi, permanen, bahkan tergolong murah dengan harga hanya Rp2 juta untuk enam bulan.

Letaknya strategis, dekat kampus, dan fasilitasnya cukup lengkap. Namun, harga yang terlalu murah untuk fasilitas sebagus itu ternyata menyimpan tanda tanya besar.

Kejadian aneh dimulai sejak hari pertama. Saat ayah Sonja hendak mandi di rumah utama kos, lampu kamar mandi yang sebelumnya sudah dimatikan dan dikunci tiba-tiba menyala kembali, padahal tidak ada orang di dalam. Kejadian ini menjadi awal dari berbagai pengalaman supranatural yang semakin hari makin intens.

Beberapa hari kemudian, saat mandi di kamar mandi luar, Sonja mendengar suara perempuan menyanyikan lagu Band Geisha, lagu populer saat itu.

Sonja pikir ada teman yang sedang mandi di kamar sebelah. Namun ketika disapa, tak ada balasan, dan saat keluar, kamar mandi itu dalam kondisi kering seperti tak digunakan.

Gangguan tak berhenti di situ. Dari dalam kamarnya, Sonja melihat pantulan wajah perempuan berkulit pucat dan bibir kebiruan di kaca jendela. Kejadian itu membuatnya trauma.

Belum lagi, suara ketukan pintu yang terdengar setiap malam dan panggilan dengan menyebut namanya secara jelas, menandakan bahwa entitas tersebut mengetahui identitasnya.

Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo