Rekayasa Lalu Lintas Berhasil, Kapolda Jateng Soroti Dampaknya ke Sektor Wisata

Rekayasa Lalu Lintas Berhasil, Kapolda Jateng Soroti Dampaknya ke Sektor Wisata

Solo - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ribut Hari Wibowo, menyebut keberhasilan rekayasa lalu lintas dalam mengurangi kepadatan tidak hanya berdampak pada aspek keamanan dan keselamatan. Tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, sektor UMKM di sekitar kawasan wisata.

Mantan Kapolresta Solo itu menyampaikan, Operasi Ketupat Candi 2025 akan terus berlangsung hingga arus balik Lebaran 2025 selesai. Dia memastikan pihaknya siap mengawal keamanan serta kelancaran perjalanan masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk melaksanakan atensi Kapolri dalam memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik, serta hospitality baik bagi pemudik maupun wisatawan, sehingga mereka dapat menikmati perjalanan dengan nyaman dan aman," ungkap Ribut kepada wartawan, Kamis (3/4/2025) dilansir detikNews.

Sebagaimana diketahui Exit Tol Prambanan dibuka pada 24 Maret 2025. Dengan adanya pembukaan itu semakin memudahkan akses ini memicu induced demand, di mana perjalanan yang sebelumnya tidak dilakukan kini meningkat.

Tol baru ini juga menciptakan network effect, menghubungkan jalur mudik dari Solo, Semarang, dan sekitarnya langsung ke kawasan wisata. Dampaknya terjadi lonjakan kunjungan wisata ke Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan selama libur Lebaran.

Berdasarkan data yang ada, jumlah wisatawan ke TWC Prambanan meningkat hingga 14,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah wisatawan mencapai angka 18.127 pada H+2 Lebaran 2025.

sumber: detikjateng

Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo