Protes Tambang di Sukolilo Pati, Massa Lapor ke Wamen Pertanian Agar Ditutup
PATI - Aksi desakan agar tambang di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati ditutup kian menguat.
Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Sukolilo Bangkit menggeruduk lokasi tambang di Desa Baleadi, Kecamatan Sukolilo.
Mereka juga membawa poster berisi tuntutan kepada Wamen Pertanian untuk menutup tambang tersebut.
Dalam poster berukuran raksasa tampak dituliskan "Pak Wamen Sudaryono Harus Tutup Tambang Tambang di Gunung Kendeng!. Kendeng Rusak ! Petani Tidak Panen!".
Sebelum datang ke lokasi tambang, massa yang datang dengan menggunakan truk tampak datang ke Polsek Sukolilo terlebih dahulu.
Hanya saja dalam kedatangannya itu, mereka tak ditemui Kapolsek Sukolilo.
Massa juga mengajak satu polisi yang menemui mereka untuk bersama-sama ke lokasi tambang.
Namun anggota polisi itu enggan ikut lantaran hanya menyebut seorang diri di Mako Polsek.
Setelah itu, massa bergerak ke lokasi tambang.
Awalnya mereka berupaya mendatangi lokasi tambang yang sempat longsor di Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo.
Namun saat itu akses jalan tampak tertutup oleh portal dan ranting pohon.
Massa kemudian beralih ke lokasi tambang yang ada di Desa Baleadi, Kecamatan Sukolilo.
Di sana massa sempat mendatangi satu alat beroperasi.
Mereka meminta menghentikan aktivitas. Massa bahkan tetap beraktivitas meskipun hujan deras terjadi di lokasi.
Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo