Polresta Surakarta Catat Penurunan Angka Kecelakaan Selama Operasi Ketupat Candi 2025
SURAKARTA - Polresta Surakarta mencatat penurunan angka kecelakaan selama Operasi Ketupat Candi 2025 pada momen Lebaran 2025.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo di Solo, Jawa Tengah, Rabu, menyebutkan kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mengalami penurunan lima kasus atau 16 persen dari data pada tahun 2024.
Pada tahun 2024, kata Kombes Pol. Catur, tercatat lakalantas sebanyak 32 kasus, sedangkan pada tahun 2025 turun menjadi 27 kasus.
Terkait dengan hal itu, lanjut dia, pengamanan jalur arus mudik dan balik untuk transportasi darat telah dilaksanakan oleh anggota yang terlibat dalam Operasi Ketupat Candi 2025 secara optimal.
"Selain itu, kami juga mengerahkan anggota satuan lalu lintas di titik rawan macet dan rawan kecelakaan," kata Kombes Pol. Catur.
Kasus yang paling menonjol selama Operasi Ketupat Candi atau sepanjang 14 hari, menurut dia, adalah kasus pelecehan seksual dengan meremas payudara di Jalan Kuantan Jagalan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.
"Peristiwa tersebut terjadi kemarin sore," katanya.
Disebutkan pula bahwa laporan polisi atau pelanggaran yang masuk selama masa operasi tercatat 10 laporan, yakni kasus bunuh diri dua kasus, mabuk di tempat umum lima kasus, serta penjual minuman keras, pencurian dengan pemberatan (curat), dan perbuatan cabul masing-masing satu kasus.
Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo