Polresta Surakarta Bentuk Ton Dalmas untuk Pengendalian Massa yang Lebih Humanis

Polresta Surakarta Bentuk Ton Dalmas untuk Pengendalian Massa yang Lebih Humanis

SURAKARTA - Aksi demonstrasi sering dilakukan di Kota Solo, dengan massa turun ke jalan hampir setiap minggu untuk menyuarakan berbagai tuntutan mereka.

Untuk menciptakan situasi kamtibmas yang lebih kondusif dan merespons dinamika sosial masyarakat dengan lebih bijaksana, Polresta Surakarta resmi membentuk Peleton Pengendalian Massa (Ton Dalmas).

Ton Dalmas ini mengusung konsep penanganan unjuk rasa yang lebih humanis, komunikatif, dan persuasif.

Pembentukan tim ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menjaga hak demokratis warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, menyampaikan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam setiap pelibatan personel di lapangan.

"Ton Dalmas ini kami bentuk bukan sekadar sebagai kekuatan pengamanan, tetapi sebagai representasi wajah Polri yang ramah, dialogis, dan siap menjadi penjaga demokrasi yang mengedepankan empati," ujar Kapolresta usai memimpin apel jam pimpinan pada Selasa (15/4/2025) pagi.

Pelatihan rutin telah diberikan kepada personel, mencakup teknik negosiasi lapangan, penggunaan kekuatan secara proporsional, hingga pembekalan psikologis untuk merespons massa dengan kepala dingin.

Personel juga dibekali peralatan non-letal dan SOP yang ketat untuk memastikan penanganan massa tetap dalam koridor hukum dan etika.

Kapolresta berharap kehadiran Ton Dalmas Polresta Surakarta dapat menciptakan ruang dialog yang lebih sehat antara warga dan aparat.

"Dengan semangat baru ini, Polresta Surakarta menegaskan posisinya bukan hanya sebagai penjaga hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kota yang damai, tertib, dan penuh rasa saling menghargai," pungkasnya.

Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo