Massa Laskar Sabilillah Banyumas Tuntut Rizieq Shihab Ditangkap Terkait Ujaran Kebencian

Massa Laskar Sabilillah Banyumas Tuntut Rizieq Shihab Ditangkap Terkait Ujaran Kebencian

PURWOKERTO - Ratusan massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Banyumas Bergerak menggelar aksi meminta aparat menjebloskan Rizieq Shihab ke penjara.

Massa yang merupakan bagian dari kelompok Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) atau Laskar Sabilillah itu menilai, Rizieq Shihab telah melakukan provokasi dan ujaran kebencian yang disampaikan lewat tayangan di Youtube, 3 hari sebelum Lebaran.

Aksi massa bagian dari Laskar Sabilillah itu berlangsung di GOR Satria Purwokerto, Rabu (16/4/2025).

Selain melakukan orasi, mereka datang membawa spanduk bertuliskan di antaranya 'Tangkap Riezieq Gembong Khilafah', 'Usir Cucu Nabi Palsu', 'Usir Keturunan Antek Penjajah', 'Usir Rizieq ke Yaman', serta 'Jebloskan Riezieq ke Penjara'.

Ketua DPW PWI Gus Maryono mengatakan, meskipun FPI sudah dibubarkan tapi pentolannya masih ada.

"Dalam momen ini, semua berkumpul, Laskar Sabilillah, ingin melaporkan Riezieq atas ujaran kebenciannya," kata Maryono dalam aksi.

Maryono akan membuat laporan resmi ke Polresta Banyumas.

"Kami ingin mengadukan Rizieq Shihab atas provokasi di media sosial, khususnya Youtube, sekitar 3 harian sebelum Lebaran."

"Saya kira, itu melukai perasaan dan persatuan maka kami ingin mengadukan ke kantor polisi. Kalau perlu, ditangkap," katanya.

Dalam tayangan tersebut, Rizieq Shihab dinilai menghina pribumi dengan kata-kata monyet dan jenderal-jenderal dengan sebutan monyet.

"Maka dari itu agar tidak terjadi pertumpahan darah, harus dikenai sangsi hukum," jelasnya.

sumber: TribunBanyumas.com

Polresta Banyumas, Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S.I.K., M.H., Pemkab Banyumas, Kabupaten Banyumas, Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo