Longsor Hantam Dua Titik di Lereng Gunung Perahu Temanggung, Rumah Warga Terdampak
TEMANGGUNG - Hujan deras selama lebih dari enam jam memicu tanah longsor di dua titik lereng Gunung Perahu, tepatnya di Dusun Banaran, Desa Bonjor, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jumat (19/4/2025). Meski tidak ada korban jiwa, longsor tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah dan kandang warga serta memutus akses jalan kampung.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nur Setianto, mengatakan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan dengan kontur tanah labil menyebabkan tanah tak mampu menahan beban air, sehingga terjadi longsor di dua lokasi berbeda.
“Titik pertama longsor terjadi pada tebing samping rumah warga atas nama Santoso, dengan ketinggian 6 meter dan panjang 12 meter. Material longsor menimpa kandang milik Asrori dan memutus akses jalan lingkungan,” terang Totok, Sabtu (20/4/2025).
Titik kedua terjadi di tebing atas rumah Suryono. Longsor dengan panjang 6 meter dan lebar 4 meter serta ketebalan 2 meter ini menghantam bagian dapur dan kamar tidur rumah tersebut. “Kerusakan dikategorikan ringan, namun perlu penanganan cepat untuk menghindari longsor susulan,” ujarnya.
BPBD Temanggung telah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Bantuan logistik juga dikirim untuk mendukung pelaksanaan kerja bakti pembersihan material longsor oleh warga setempat.
Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo