Kecelakaan Maut di Tawangharjo Grobogan, Bus Gunung Harta Tabrak Motor Vario, 7 Korban Luka
GROBOGAN – Kecelakaan maut melibatkan dua kendaraan di Jalan Purwodadi – Blora tepatnya di Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo, Minggu (20/4).
Dua kendaraan tersebut adalah Bus Gunung Harta dengan Nopol DK-7142-GH dengan sepeda motor Vario Nomor Polisi K 2170.
Akibat insiden ini dua orang meninggal dunia. Satu menghembuskan nafas di lokasi dan satunya di rumah sakit.
Kanit Laka Satlantas Polres Grobogan Iptu Eko Arie mengatakan, kejadian bermula saat sepeda motor dari barat menuju ke timur dengan kecepatan agak tinggi.
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tiba-tiba sepeda motor yang dikemudikan Akbar Fatur Rohmjan, warga Banjardowo, Kecamatan Kradenan, Grobogan.
Vario yang dikemudikan pria berusia 16 tahun itu berjalan oleng ke kanan dan berjalan dijalur lawan.
Pada saat bersamaan dari arah arah berlawanan dari timur menuju ke barat melaju Bus Gunung Harta yang dikemudikan Endra Kasih Prasetya, 44, warga Jember, Jawa Timur, berpenumpang tujuh orang berjalan dengan kecepatan sedang.
”Karena jarak yang sangat dekat sehingga pengemudi bus tidak dapat menghindar dan bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario yang mengakibatkan pembonceng Diah Anggraini Prahastuti terjatuh,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Grobogan Iptu Eko Arie.
“Perempuan berusia 15 tahun, warga warga Karangtengah, Desa Kropak, Kecamatan Wirosari, Grobogan terdorong hingga 50 meter hingga mengakibatkan luka-luka dan akhirnya meninggal,” lanjutnya.
Sementara itu, pengemudi sepeda motor Honda Vario mengalami luka berat dan dirawat di RSUD. Dr. Raden Soedjati Purwodadi dan meninggal dunia.
Sedangkan barang bukti bus dan sepeda motor yang terlibat kecelakaan dibawa ke Satlantas Polres Grobogan untuk diamankan.
Polres Grobogan, Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Pemkab Grobogan, Kabupaten Grobogan, AKP Mohamad Bimo Seno, Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo