Jelang Paskah, 8 Gereja di Banyumas Disterilisasi demi Keamanan Jemaat
Banyumas - Personel gabungan dari Polresta Banyumas melakukan sterilisasi gereja menjelang perayaan Jumat Agung dan Paskah. Sterilisasi dilaksanakan pada Kamis (17/4/2025) di delapan gereja prioritas.
Salah satu gereja yang diperiksa adalah Gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto. Petugas menyisir setiap sudut ruangan, termasuk altar dan halaman, guna memastikan tidak ada bahan peledak atau benda berbahaya di area gereja.
Dalam operasi yang dipimpin Unit Turjawali ini, polisi dipersenjatai dengan alat khusus, seperti metal detector atau alat pendeteksi logam. Selain itu, anjing pelacak dari Unit K-9 Sat Samapta Polresta Banyumas juga dikerahkan dalam sterilisasi ini.
Ketua Tim Sterilisasi Gereja sekaligus Kepala Unit Turjawali Sat Samapta Polresta Banyumas Iptu Arif Chumaedi menyampaikan, sterilisasi ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menciptakan suasana yang kondusif selama rangkaian perayaan Paskah, sehingga para jemaat bisa beribadah dengan lebih tenang dan nyaman.
“Sterilisasi ini tujuan utamanya adalah supaya mereka umat kristiani dapat merayakan hari besar dan melaksanakan ibadahnya dengan aman, nyaman, sehingga benar-benar bahagia,” ucap Iptu Arif.
Iptu Arif menambahkan, Setelah dilakukan penyisiran, Gereja Ketedral Kristus Raja Purwokerto dinyatakan aman. Petugas tidak menemukan ancaman apa pun, sehingga gereja siap dipakai untuk kegiatan peribadatan.
“Setelah kami melaksanakan sterilisasi, kami berikan berita acaranya, sehingga perawatan, keamanan kita serahkan kepada pihak gereja yang kita laksanakan sterilisasi. Namun demikian, kami tidak melepaskan begitu saja. Kami tetap patroli dan melaksanakan pengamanan juga,” tutur Iptu Arif.
Iptu Arif menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banyumas untuk terus menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama. . Ia berharap situasi yang aman dan damai dapat terus terjaga, terutama dalam momentum perayaan keagamaan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk saling menghormati, saling menghargai antarumat beragama, sehingga benar-benar tercipta situasi kamtibmas di Banyumas yang betul-betul mantap dan mendukung kepada situasi keamanan nasional,” ujar Iptu Arif.
Sementara itu, selain dari petugas kepolisian, pengurus Gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto juga sudah mematangkan sejumlah persiapan untuk rangkaian perayaan Paskah tahun ini.
Koordinator Panitia Paskah Nonliturgi Gereja Katedral Purwokerto Fransiskus Iman TS menyampaikan, persiapan tersebut meliputi pemasangan tenda dan penambahan kursi, pembentukan seksi keamanan, hingga penataan lokasi parkir.
“Kami menyediakan empat kantong parkir, termasuk di SMP Susteran dan SMA Bruderan. Area di sekitar SMAN 5 Purwokerto dan SMPN 3 Purwokerto juga kami ‘pinjam’ untuk kantong parkit. Namun, di depan gereja steril dari kendaraan untuk mencegah kepadatan,” ucap Frans Iman.
Adapun perayaan Tri Hari Suci Paskah di Gereja Katedral Purwokerto dimulai dari Kamis Putih dengan dua kali misa, Jumat Agung tiga kali misa, Sabtu dua kali misa, dan diakhiri dengan misa Paskah pada hari Minggu (20/4/2025).
Polresta Banyumas, Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S.I.K., M.H., Pemkab Banyumas, Kabupaten Banyumas, Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo