Fakta di Balik Video Viral Helikopter Menjemput Pendaki di Gunung Ungaran
UNGARAN – Sebuah video viral di media sosial (medsos) yang menarasikan adanya seorang pendaki di puncak Gunung Ungaran dijemput helikopter. Dalam video yang diunggah akun Instagram @loveaesthtc itu diberikan narasi ‘POV : Anak sultan kecapekan hiking pulangnya order helikopter’, kemudian juga diberikan caption ‘Anak Sultan : Gua Duluan Yak Jemputan Gua Udah Sampe’.
Video berdurasi 35 detik itu memperlihatkan helikopter mendarat di puncak Botak, Gunung Ungaran, via Perantunan. Terlihat juga puluhan pendaki yang mengabadikan kejadian tersebut menggunakan ponselnya. Diketahui juga helikopter mendarat sebentar dan kemudian terbang kembali. Dalam video itu juga tidak ditampilkan orang yang turun maupun naik ke helikopter.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, mengaku pihaknya tidak mengetahui adanya pendaki yang membutuhkan bantuan untuk turun Gunung Ungaran. Dia juga tidak mengetahui kapan kejadian tersebut terjadi.
"Belum ada laporan ke kami soal itu,” kata Alexander saat dihubungi Espos, Selasa (22/4/2025).
Sementara itu, Ketua Basecamp Mawar Sakpala (Solidaritas Anak Kluwihan Peduli Alam) Gunung Ungaran, Muhtarom juga memastikan tidak ada laporan adanya pendaki yang tidak bisa turun dari Gunung Ungaran hingga dijemput helikopter pada beberapa waktu belakangan ini. Kemungkinan video yang beredar tersebut hanya konten.
”Itu hanya kebetulan pas ada helikopter lewat saja terus dibuat lucu-lucuan sama mereka [pendaki],” jelas Muhtarom.
Dijelaskan, jika ada pendaki yang tersesat atau tidak bisa turun pasti akan ada laporan ke basecamp. Sedangkan untuk video viral tersebut tidak ada laporan sama sekali. Dia juga menyebut, dalam video juga tidak terlihat orang yang turun maupun naik dari helikopter tersebut.
Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo