Dokter RS Swasta di Malang Diduga Lecehkan Pasien, Polisi Mulai Lakukan Penyelidikan
MALANG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dokter AY di Persada Hospital Kota Malang terhadap pasien QAR masih berlanjut.
Didampingi kuasa hukum dan keluarga, korban resmi melaporkan oknum dokter AY ke Polresta Malang pada Jumat (18/4). Tercatat dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/113/IV/2025/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jawa Timur.
Tak lama setelah menerima laporan dari korban QAR, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota pun bergegas memulai penyelidikan kasus ini.
"Kemarin Polresta Malang Kota telah menerima laporan dari korban. Selanjutnya, Unit PPA akan laksanakan pemanggilan terhadap saksi-saksi," ujar Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto, Minggu (20/4).
Selain memanggil saksi, Polresta Malang Kota juga akan mencari barang bukti untuk memperkuat dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret oknum tenaga medis di daerah tersebut.
"Barang bukti untuk mendukung tentang adanya tindak pidana yang menimpa korban. Termasuk informasi (kemungkinan korban bertambah) dari pendamping atau pengacara pihak korban, kami menyelidiki dan mendalami," imbuhnya.
Sebelumnya, ramai diperbincangkan kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter di Kota Malang. Kasus ini mencuat usai korban membagikan ceritanya di instagram pribadi @qorry***.
Warga Kota Bandung ini bercerita mulanya ia sedang liburan di Kota Malang. Lalu, ia berobat ke Persada Hospital pada 26-28 September 2022 karena sinusitis dan vertigo berat yang dideritanya.
Saat menjalani perawatan, ia malah mendapat perlakuan tak pantas dari oknum dokter AY. Mulai dari spam chat, menyuruh buka baju berdalih cek jantung, hingga diduga mengambil gambar bagian dada korban.
"Bismillah, di sini aku beraniin buat speak up karena ramainya berita kasus-kasus dokter CBUL yang semakin marak. Semoga tidak ada korban selanjutnya, ini kejadian persis sebelum tragedi Stadion Kanjuruhan," tulisnya di caption, dikutip Sabtu (19/4).
Polresta Malang Kota, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, Kota Malang, Pemerintah Kota Malang, Pemkot Malang