Waspada, Penipu Gunakan Nomor WA Catut Nama Wali Kota Semarang

Waspada, Penipu Gunakan Nomor WA Catut Nama Wali Kota Semarang

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengingatkan warga agar tidak terkecoh oleh nomor WhatsApp yang digunakan penipu untuk mencatut nama Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti. Modus ini bertujuan melakukan aksi penipuan.

Imbauan itu dikeluarkan setelah ditemukan nomor WA yang memakai foto profil Wali Kota untuk melancarkan penipuan. Bahkan, informasi dari kepolisian menyebutkan sudah ada warga yang menjadi korban modus tersebut.

Asisten Pemerintah Sekda Kota Semarang, Mukhamad Khadik, mengonfirmasi adanya modus penipuan yang mengatasnamakan Wali Kota Semarang. Dia meminta masyarakat yang tiba-tiba dihubungi nomor yang mengaku sebagai Agustina untuk diabaikan saja.

“Kami tegaskan bahwa pengguna nomor tersebut palsu dan hanya menggunakan WhatsApp. Menurut Wakasatintel, nomor itu tidak akan muncul di kontak telepon biasa (contact person) jika diblokir, sehingga masyarakat harus berhati-hati,” kata Khadik, Rabu (3/12/2025) malam.

Khadik menegaskan bahwa Agustina tidak pernah menghubungi masyarakat secara pribadi untuk meminta transfer dana dalam bentuk apa pun melalui WhatsApp.

Langkah Pencegahan dari Pemkot Semarang

Mengingat pelaku menggunakan identitas palsu yang menyulitkan pemblokiran total, masyarakat diminta mengambil langkah pencegahan mandiri sebagai berikut:

Jangan Merespon: segera abaikan dan jangan menanggapi permintaan apa pun dari pengguna yang mencurigakan, terutama terkait uang atau data pribadi.
Blokir Mandiri: segera blokir nomor telepon tersebut pada WhatsApp dan perangkat seluler Anda.

Laporkan: catat nomor dan segera laporkan ke pihak berwajib, baik ke Polrestabes maupun Polsek terdekat, agar ditindaklanjuti.

Verifikasi Informasi: selalu konfirmasi setiap informasi penting atau permintaan yang mengatasnamakan Wali Kota atau Pemkot Semarang melalui saluran resmi Pemkot.

Khadik meminta agar informasi terkait penipuan ini segera disebarluaskan. Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah percaya pada pesan atau permintaan yang mengatasnamakan Wali Kota Semarang.

“Masyarakat diminta untuk segera menyebarkan informasi ini kepada keluarga, kerabat, dan rekan kerja agar tidak ada lagi yang menjadi korban penipuan,” tandasnya.

sumber: esposin