Warga Kudus Resah, Maraknya Begal di Jalan Lingkar
KUDUS - Masyarakat Kudus kembali diresahkan adanya aksi pembekalan yang berkeliaran di Jalan Lingkar Barat Kudus.
Baru-baru ini, perempuan warga Blimbingkidul, Kecamatan Kaliwungu, Acha (23) nyaris menjadi korban begal saat hendak pulang ke rumahnya pada Senin (30/1) dini hari.
Kejadian itu dialaminya saat perjalanan menuju rumahnya sekira pukul 04.30 WIB dini hari. Dia bercerita, sewaktu berboncengan dengan kakaknya, dari belakang ada seseorang berkendara sepeda motor Honda PCX berwarna merah yang menguntitnya dari belakang.
Ia menyadari hal itu sewaktu melintasi perempatan Terminal Jetak ke arah Selatan hingga beberapa ratus meter. Tiba-tiba, dari belakang pengendara yang memakai jaket hoodie cream itu hendak menyerobot sepeda motornya.
"Dia mau nyerobot dan kena tubuh saya, kami kaget dan langsung ngebut sampai ke sebuah warung untuk mencari tempat aman," ujar Acha, Rabu (2/7).
Beruntung, ia dan kakaknya terselamatkan dari aksi begal tersebut. Kendati begitu, dia masih was-was ketika sedang berkendara seorang diri atau pada saat dini hari.
"Kemarin itu dari rumah kakak saya, niat mau pulang tetapi malah hampir kena begal," terangnya.
Mengalami kejadian semacam ini, Acha berharap pihak kepolisian dapat melakukan tindakan dan meningkatkan pengawasan di jalanan yang sepi.
"Ini sudah meresahkan warga sebagai pengguna jalan, semoga ada patroli supaya tidak terjadi kejadian begal, karena mereka masih berkeliaran," ucapnya.
Terlebih, menurutnya Jalan Lingkar Barat Kudus, khususnya arah Terminal Jetak ke Desa Banget.
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Kaliwungu AKP Deny Noviandi mengatakan akan melakukan pemantauan ke wilayah tersebut.
"Coba nanti kami cek dulu di unit reskrim," terang AKP Deny.