Warga Gondang Sragen Tewas Tersengat Listrik Saat Pangkas Ranting Pohon
SRAGEN - Warga Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen meninggal dunia usai tersengat listrik, Senin (25/8/2025).
Korban bernama Tulatnon (55) itu diketahui sedang memangkas ranting pohon di Desa Dawung, Jenar, Sragen lantas tersengat listrik dan jatuh.
Korban dievakuasi oleh tim medis dengan menggunakan ambulans Puskesmas Jenar ke UGD Puskesmas Jenar untuk dilakukan visum.
Ketua PSC 119 Sukowati, Udayanti Proborini melalui Sekretaris PSC 119 Sukowati, Nengah Adnyana Oka Manuaba mengatakan korban mengalami luka robek di kepala bagian atas dan perdarahan hidung dan mulut.
“Korban juga mengalami hematoma di kepala bagian atas, hematoma di mata kanan, lecet ibu jari tangan kanan, lecet di tungkai bawah kaki kanan,” kata Oka.
Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu melalui Kasi Humas Polres Sragen AKP Sigit Sudarsono mengatakan korban meninggal akibat tersengat listrik dan jatuh dari ketinggian.
Sebelumnya, korban bersama rekan korban berniat memangkas dahan pohon jati yang berada di depan warung seblak di Jenar, Sragen.
Lantas korban naik ke pohon jati tersebut dengan cara memanjat pohon, dengan membawa satu buah golok pemotong kayu dan memangkas dahan pohon jati.
Tak lama, korban tidak sengaja memegang salah satu dahan pohon jati yang telah di potong yang menimpa kabel beraliran listrik.
“Pada saat itu korban terlihat kejang dan kemudian terjatuh ke bawah dengan ketinggian sekira 15 meter,” kata Kasi Humas.
Melihat rekamnya jatuh, rekan korban berteriak minta tolong. Warga yang mendengar langsung menghubungi PLN serta Polsek Jenar.
Selang beberapa waktu, petugas dari medis datang mengevakuasi korban dan dilakukan pemeriksaan secara medis korban dinyatakan meninggal dunia.
“Ditubuh korban terdapat luka bakar, korban dinyatakan sudah meninggal dunia dan tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan ditubuh korban,” jelasnya.
Sigit mengatakan, istri korban sudah menerima atas kematian lorban dan tidak untuk dilakukan outopsi dan korban diserahkan kepada pihak Keluarga.