Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin Gelar Subuh Berjamaah di Masjid Jami’ Ukhuwah Padang
PADANG - Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR melaksanakan kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah bersama masyarakat di Masjid Jami’ Ukhuwah, Kota Padang, pada Senin (3/10/2025) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 04.45 WIB ini dihadiri pula oleh Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, S.I.K., M.H., serta jajaran personel Polda Sumbar dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Brigjen Pol Solihin mengenakan pakaian muslim sederhana, bergabung bersama jamaah masjid tanpa perbedaan posisi atau jabatan, mencerminkan semangat kebersamaan dan kedekatan Polri dengan masyarakat.
Usai pelaksanaan salat subuh berjamaah, Wakapolda Sumbar berkesempatan bersilaturahmi dengan Ketua Masjid Jami’ Ukhuwah, Ustaz Salmadius, serta sejumlah tokoh masyarakat yang hadir. Dalam suasana penuh kehangatan, ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan spiritualitas kebangsaan.
“Kegiatan subuh berjamaah ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah dan komunikasi antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Dengan kebersamaan ini, kita berharap tercipta lingkungan yang aman, damai, dan penuh keberkahan,” ujar Brigjen Pol Solihin.
Gerakan Subuh Berjamaah sendiri menjadi salah satu kegiatan rutin yang digagas jajaran Polda Sumbar untuk memperkuat nilai-nilai spiritual anggota Polri sekaligus menumbuhkan kedekatan dengan masyarakat di tingkat akar rumput.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Usai ibadah, Wakapolda bersama Kapolresta Padang menyapa warga, mendengarkan aspirasi jamaah, serta mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Dengan semangat “Polri Presisi yang Humanis”, kegiatan ini diharapkan dapat memperkokoh hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat, serta menegaskan komitmen Polri dalam menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, bukan hanya di ranah tugas, tetapi juga di ruang spiritual dan sosial. (*)