Tumbuhkan Budaya Kerja Transparan, Kapolda Jateng Ingatkan Personel Jangan Takut Berubah
SEMARANG - Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menegaskan bahwa fungsi pengawasan memiliki peran vital dalam memastikan arah dan kualitas kinerja organisasi Polri. Hal tersebut dikemukakannya saat membuka kegiatan Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II TA 2025 Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Senin (6/10).
Momentum penting untuk internal korps Bhayangkara itu dihadiri Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama, serta seluruh Kapolres jajaran. Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan bahwa audit kinerja bukan sekadar pemeriksaan administratif, tetapi merupakan instrumen penting untuk menjaga profesionalisme dan akuntabilitas institusi Polri.
“Setiap proses pengawasan harus dimaknai sebagai upaya perbaikan, bukan mencari kesalahan. Audit ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem, meningkatkan kinerja, dan menumbuhkan budaya kerja yang transparan,” tegas Kapolda.
Jenderal Bintang Dua tersebut juga mengingatkan kepada seluruh jajaran agar menjadikan kegiatan ini sebagai ruang introspeksi bersama untuk lebih baik dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Menurutnya, hal tersebut hanya bisa terjadi jika seluruh personel memiliki komitmen yang sama untuk berbenah serta terbuka terhadap kritik dan saran perbaikan.
“Yang mau berubah, ayo kita lakukan perubahan bersama. Tapi yang tidak mau berubah, ya akan tertinggal,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Mantan Karobinkar SSDM Polri itu menekankan bahwa audit kinerja harus dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas tinggi. Dia berharap kegiatan tersebut membawa manfaat bagi peningkatan tata kelola dan kepercayaan publik terhadap Polri.
“Saya yakin, dengan niat baik dan kerja bersama, setiap langkah pengawasan akan membawa manfaat bagi institusi dan masyarakat,” paparnya.