Tiga Kecamatan di Grobogan Terendam Banjir, Tegowanu Alami Dampak Terparah

Tiga Kecamatan di Grobogan Terendam Banjir, Tegowanu Alami Dampak Terparah

GROBOGAN - Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sejak Jumat malam (16/5/2025) berdampak di tiga kecamatan di Grobogan. Dari tiga kecamatan tersebut, dampak banjir terparah dirasakan warga Sukorejo Tegowanu.

Banjir disebabkan hujan deras yang berlangsung dari sore hingga malam hari ditambah adanya limpahan air Sungai Renggong, Kliteh, dan Tuntang.

Debit air yang tinggi menyebabkan sungai-sungai tersebut meluap dan menggenangi pemukiman serta lahan pertanian di tiga kecamatan tersebut.

Banjir mulai terjadi sekitar pukul 22.30 WIB dan mengakibatkan kerusakan di sejumlah desa, terutama di Kecamatan Tegowanu, Tanggungharjo, dan Gubug.

Di lokasi terparah yakni Kecamatan Tegowanu, pemicunya akibat jebolnya tanggul Sungai Renggong sepanjang 15 meter. Sehingga banjir merendam empat dusun, Jetak, Kedokombo, Jati, dan Grajegan.

Totalnya, banjir tersebut merendam 390 rumah warga dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga 1 meter.

"Mengantisipasi kebutuhan warga terdampak, di Jetak telah didirikan dapur umum dengan kapasitas 162 kepala keluarga (KK)," terang Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Grobogan Wahju Tri Darmawanto, Minggu (18/5) siang.

Selain itu, area persawahan seluas 252 hektare milik petani setempat juga tergenang. Sementara di Desa Tanggirejo, banjir merendam jalan desa dan 42 rumah warga dengan ketinggian air 30–50 sentimeter.

"Kondisi air saat mulai surut, dan penyedotan dilakukan menggunakan pompa air," imbuhnya.

Di lokasi lainnya, Kecamatan Tanggungharjo, Desa Sugihmanik terdampak banjir dengan genangan air mencapai 20–40 cm. Sebanyak 7 rumah di Dusun Randusari dilaporkan terdampak.

Sementara, di Kecamatan Gubug, banjir melanda tiga dusun di Desa Penadaran: Dusun Penadaran, Dusun Tempel, dan Dusun Kedungkakap. Genangan mencapai 50–70 sentimeter.

BPBD terus memantau debit air dan tanggul kritis. Mereka juga mendistribusikan karung sak untuk peninggian tanggul, termasuk berapa titik rawan di Desa Tinanding (Kecamatan Godong) dan Desa Baturagung (Kecamatan Gubug).