Tampang Remaja Perempuan Penyuka Tawuran di Semarang Terungkap
SEMARANG - Polisi resmi menetapkan tiga remaja putri sebagai tersangka dalam kasus tawuran antar kelompok yang terjadi di Jalan Kokrosono, Semarang Utara.
Ketiganya berinisial CVB, AP, dan WS diketahui masih di bawah umur.
Mereka merupakan warga Semarang.
Pengungkapan ini menjadi salah satu kasus menonjol dalam pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025, yang digelar serentak oleh jajaran Polda Jawa Tengah sejak 12 hingga 31 Mei 2025.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menyebut kasus ini termasuk dalam kategori mengganggu ketertiban umum.
Dirinya mengatakan, para pelaku dijerat dengan Pasal 172 KUHP dengan ancaman hukuman beberapa bulan penjara.
“Mereka tetap kami tahan, tapi karena satu tersangka masih di bawah umur, maka kami titipkan di panti sosial khusus perempuan di Surakarta untuk dilakukan pembinaan sambil menunggu proses hukumnya,” jelasnya saat dihubungi, Rabu (4/6/2025).
Ia menambahkan masa penempatan di panti sosial bersifat sementara dan akan disesuaikan dengan proses hukum yang berjalan.
“Jangka waktunya belum pasti, karena masih menunggu jadwal sidang. Tapi selama di sana, yang bersangkutan akan dibina,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Insiden tersebut sempat viral di media sosial, dimana dalam video amatir itu memperlihatkan dua kelompok wanita melakukan aksi tawuran di Jalan Kokrosono, Minggu (18/5/2025), sekitar pukul 01.00 WIB.
Tak hanya perempuan, terlihat sejumlah remaja pria juga turut merekam bahkan ada yang membawa senjata tajam.
Dari informasi yang dihimpun, enam gadis dari dua kubu berbeda tersebut terlibat bentrok secara satu lawan satu.
Dua kelompok gadis yang terlibat bentrokan itu diduga memiliki nama akun instagram @Southerngirl_10 dan @Jermangirls65Semarang.
Tawuran bermula dari tantangan yang dilayangkan kelompok Southerngirl_10 kepada Jermangirls65Semarang lewat media sosial.
Tantangan tersebut mengajak duel tangan kosong dengan formasi tiga lawan tiga.
Kelompok Jermangirls65Semarang kemudian menyambut tantangan itu dan datang ke lokasi yang telah disepakati.
Namun, saat di lokasi, muncul kelompok remaja pria yang mengaku sebagai bagian dari grup Furries.shout.
Mereka diduga membela kelompok Southerngirl_10. Beberapa dari mereka bahkan membawa senjata tajam dan ikut terlibat dalam keributan tersebut.
Insiden ini menyebabkan satu korban mengalami luka sayat di bagian pergelangan tangan, yang diduga akibat senjata tajam.