Seorang Pekerja Tewas Tertimpa Tembok Roboh saat Hujan Lebat di Proyek Alfamart Jangli
Semarang—Proyek pembangunan sebuah minimarket di Jalan Burangrang Raya RT 07 RW 01 Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang menelan korban jiwa, Minggu (27/7/2025) sekitar pukul 16.30.
Seorang pekerja tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka akibat tertimpa dinding yang roboh.
Tembok tersebut menimpa bedeng proyek tempat para korban berteduh saat hujan deras mengguyur. Para korban dilarikan ke Rumah Sakit Nasional Diponegoro Undip.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Semarang, korban meninggal diketahui bernama Heri Suwito, 49, warga Dusun Beru RT 03 RW 03 Kalirejo, Wirosari, Kabupaten Grobogan. Sedangkan korban luka-luka antara lain Purwanto , 24, warga Dusun Brangkal, Desa Nampu RT 2 RW 4 Kecamatan Karangrayung, Grobogan; Yatno, 30, warga Tegalsari RT 19 RW 05 Desa Kayen, Kecamatan Juwanggi, Pati; Suwardi, 47, warga Dusun Brangkal RT 02 RW 04 Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung, Grobogan dan Jeklin Adi Nugroho, 20, warga Dusun Krajan RT 07 RW 04 Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Grobogan.
Menurut keterangan sejumlah saksi, sekitar pukul 16.30 di lokasi proyek diguyur hujan deras.
Para pekerja bangunan minimarket ini berteduh di dalam bedeng yang berada di samping barat.
“Karena hujan sangat deras disertai dengan angin yang kencang, menyebabkan dinding sisi barat dan sisi utara bangunan tidak kuat,” kata saksi di lokasi.
Tembok batu bata itu pun roboh menimpa pekerja bangunan yang sedang berteduh di bedeng proyek.
Dua saksi, pelaksana proyek Bima Tian Suparto, 30, warga Sembungharjo RT 07 RW 06 Kelurahan Sembungharjo, Genuk, Kota Semarang dan pemilik warung makan di samping TKP, Suwanto, 57, warga Jalan Saptamarga III No 297 RT 01 RW 01 kelurahan Jangli, Tembalang, langsung memberikan pertolongan dibantu warga sekitar.
Para korban dievakuasi ke Rumah Sakit Nasional Diponegoro Undip.