Satgas Penanganan Premanisme Ormas Dibentuk oleh Bupati Grobogan
GROBOGAN - Antisipasi tindakan premanisme yang dilakukan oleh ormas bermasalah, Bupati Grobogan Setyo Hadi telah membentuk Satuan Tugas Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas Bermasalah.
Satgas tersebut akan ditugaskan untuk mendeteksi dan menindak potensi gangguan organisasi yang tidak menjalankan peran sosialnya secara benar.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Grobogan Heru Dwi Cahyono mengatakan, meningkatnya penyalahgunaan identitas ormas oleh sejumlah oknum menyebabkan dampak kurang baik terhadap kinerja pemkab.
"Pengurus ormas harus mematuhi peraturan perundang-undangan dan tidak bertindak di luar hukum karena dapat berdampak terhadap iklim investasi dan kenyamanan dunia usaha di Grobogan," terangnya.
Ia mengatakan, pemkab berkomitmen untuk merangkul ormas dan LSM yang konstruktif. Namun, juga menindak tegas yang menyimpang dari tujuan organisasi sosial.
”Jangan sampai Kabupaten Grobogan kehilangan kepercayaan dunia usaha hanya karena ulah segelintir orang berkedok ormas,” kata dia.
Pihaknya mengajak seluruh pengurus ormas untuk berperan menjaga kondusifitas dan tidak melakukan tindakan provokatif atau main hakim sendiri.
”Kami tidak anti terhadap ormas, tapi kami akan tegas terhadap yang menyimpang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Grobogan Nurnawanta menyebut, perlunya memperkuat hubungan antara pemerintah dan elemen masyarakat sipil. Sehingga tercapai sinergi dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan mendukung pembangunan.
”Kami ingin menumbuhkan kesadaran hukum dan semangat cinta tanah air, khususnya di tengah fenomena ormas yang mulai melenceng dari fungsinya,” pungkasnya.