Satgas Pangan Polda Jateng Awasi Distribusi Beras SPHP, Pastikan Kualitas dan Kuantitas Terjaga

Satgas Pangan Polda Jateng Awasi Distribusi Beras SPHP, Pastikan Kualitas dan Kuantitas Terjaga

SEMARANG - Bulog Jawa Tengah menyalurkan 168 ribu ton beras SPHP hingga Desember 2025 untuk stabilisasi harga pangan dan pasokan beras.

Satgas Pangan Polda Jateng memastikan beras SPHP yang disalurkan pemerintah melalui Perum Bulog sudah sesuai kualitas dan kuantitas.

Kanit Satgas Pangan Polda Jateng, Kompol Mochamad Zazid mengatakan sejauh ini tidak ada pelanggaran yang dilakukan pedagang.

recommended by

Menurutnya kualitas dan kuantitas beras SPHP juga sudah sesuai ketentuan.

Kompol Mochamad Zazid menambahkan pembelian beras SPHP maksimal dua sak. Per sak berisi lima kilogram beras.

Untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 12.500 perkilogram atau Rp 62.500 per sak.

"Hasil pantauan di Pasar Gayamsari, stok SPHP sudah tercukupi. Kita lihat bersama masyarakat mulai belanja. Dari hasil pengamatan kami, wawancara pedagang, mereka melaksanakan ketentuan," katanya usai monitoring penyaluran beras SPHP di Pasar Gayamsari, Kota Semarang, Jumat, 18 Juli 2025.

Sementara itu Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jateng, Akhmad Kholisun mengatakan monitoring ini dilakukan untuk memastikan bahwa beras SPHP ini sampai ke sasaran sesuai ketentuan.

Jika terbukti melanggar maka penyalur beras SPHP akan mendapatkan sanksi yaitu dengan pencabutan penyalur.

Akhmad Kholisun mengatakan penyaluran beras SPHP ini untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan di pasaran.

Menurutnya jumlah tersebut mampu menjaga pasokan sekaligus menahan laju kenaikan harga beras di pasaran.