Razia Gabungan di Lapas Semarang, Polda Lakukan Tes Urine WBP
Semarang – Sebanyak 23 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Semarang dengan perkara narkotika yang terindikasi pemakai menjalani tes urine secara acak.
Proses tersebut dilaksanakan di ruang kunjungan dengan pengawasan petugas gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jateng, dokter, serta petugas Lapas.
Dalam pelaksanaannya, setelah apel, tim gabungan dibagi menjadi tiga kelompok yang menyisir Blok A, Blok B, dan Blok C untuk melakukan pemeriksaan badan, razia kamar hunian, serta pengawasan ketat terhadap WBP.
Ia menyebut razia kamar hunian serta tes urine ini bagian dari komitmen dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Digandengnya pihak kepolisian menunjukkan wujud nyata harmonisasi antarinstansi.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Ditresnarkoba Polda Jateng. Kolaborasi ini bukan hanya soal penegakan aturan, tetapi juga bentuk nyata komitmen bersama untuk menjaga Lapas tetap bersih dan kondusif,” tegas Fonika.
Lebih lanjut, Fonika berharap melalui kegiatan ini warga binaan semakin paham tentang bahaya narkoba. Harapannya, mereka bisa memanfaatkan masa pembinaan untuk memperbaiki diri.
"Sehingga saat kembali ke masyarakat nanti benar-benar siap berkontribusi positif,” tutupnya.