Ratusan Warga Tanggirejo Grobogan Akhiri Pengungsian Pascabanjir
GROBOGAN – Ratusan pengungsi dari Desa Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu mulai kembali ke rumah masing-masing.
Sebelumnya mereka mengungsi selama sepekan di GOR desa itu, masjid, dan rumah warga yang tidak terkena banjir.
Diberitakan sebelumnya warga di desa itu mengungsi disebabkan banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Renggong. Hujan deras itu terjadi sejak Sabtu (17/5) malam.
Malam itu juga mulai banjir, kemudian sepekan kemudian atau Minggu (25/5) kemarin mulai surut.
Hujan yang lebat ditambah kiriman air dari hulu itu membuat tanggul Sungai Renggong jebol.
Panjang jebolan sekitar 15 meter dan menggenangi puluhan ribu persawahan dan ratusan rumah.
Sesampai di rumah, korban banjir kemudian mem bersih kan rumah-rumah mereka dari lumpur dan sisa-sisa banjir.
Mereka dibantu petugas dari BPBD Grobogan dan relawan dari Polri serta TNI mereka berbagi tugas.
Para aparat yang terlibat membersihkan fasilitas umum juga rumah warga, fasilitas umum itu seperti sekolah, tempat ibadah, perkantoran, dan lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan Wahyu Tri Darmawanto menyatakan, genangan air banjir di Desa Tanggirejo dan Sukorejo, Kecamatan Tegowanu telah surut sejak kemarin.
Sebelumnya sepanjang jalan desa penghubung dua desa itu tergenang air sekitar tiga meter.
”Saat ini semua pengungsi sudah balik ke rumah masing-masing,” kata Wahyu Tri Darmawanto.
Usai banjir surut dan warga sudah kembali ke rumah, BPBD Grobogan dibantu relawan kini fokus pada pembersihan lumpur yang mengendap di jalan, fasilitas umum, perkantoran dan rumah warga terdampak banjir.