Propam Polresta Malang Kota Cek Kelengkapan Kendaraan Personel Saat Operasi Patuh
Malang – Aparat penegak hukum dituntut harus menjadi suri teladan dalam kedisiplinan, termasuk dalam hal tertib berlalu lintas.
Salah satu bentuk upaya dalam mendukung kesuksesan Ops Patuh Semeru 2025, jajaran Propam Polresta Malang Kota menggelar pemeriksaan kelengkapan berkendara milik semua personel Mapolresta hingga Polsek jajaran.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono menjelaskan, Ops Patuh Semeru bukan hanya untuk masyarakat di luar instansi Polri saja, namun juga untuk semua, terlebih anggota kepolisian sebagai penegak hukum.
“Baik Polki, Polwan dan PNS di lingkungan Polresta Malang, hukumnya wajib patuh segala bentuk peraturan kedinasan maupun eksternal,” ujarnya, Kamis (24/07/2025).
Sementara, pantauan di lokasi, Kasi Propam Polresta Malang Kota, Iptu Eko Prasetiyo, didampingi sejumlah anggotanya melakukan pemeriksaan mulai SIM, STNK, serta kelayakan kendaraan pribadi yang digunakan anggota.
Kepada wartawan, Iptu Eko menjelaskan, bahwa pemeriksaan ini merupakan bentuk implementasi dari komitmen internal Polri menegakkan aturan secara menyeluruh tanpa tebang pilih.
“Sebelum menertibkan masyarakat, anggota harus jadi contoh, pemeriksaan ini untuk memastikan personel sudah tertib baik administrasi maupun standarisasi berkendaranya,” ucapnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan anggota ini meninandak lanjuti arahan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono, yang menekankan pentingnya profesionalisme sebagai penegak hukum dan aturan termasuk ke anggota sendiri.
“Kepatuhan diawali dari diri sendiri. Jangan berharap masyarakat patuh, tapi anggota polisi justru melanggar ketertiban berlalu lintas,” lanjutnya.
Pemeriksaan secara mendadak ini, sambung dia, adalah untuk memastikan kejujuran dan kedisiplinan anggota.
“Propam memberikan teguran dan pembinaan langsung, tidak tebang pilih personel. Jika diketahui tidak bawa SIM atau STNK, penegakan kepatuhan internal Polri tidak ada toleransi,” ungkapnya.
Menurut dia, tidak hanya pada saat Ops Patuh Semeru 2025 saja, pihaknya menegakkan kedisiplinan personel. Namun hal itu terus dilakukan secara bergilir di seluruh Polsek jajaran.
“Penegakkan dengan sidak personel ini sudah budaya dalam menegakkan kedisiplinan dan profesionalisme di lingkungan kepolisian,” yandas dia.
Langkah ini sejalan dengan semangat Operasi Patuh Semeru sekaligus menjadi refleksi bahwa Polri tidak hanya menuntut masyarakat untuk tertib, tapi juga menunjukkan komitmen integritas dan teladan dari dalam institusi sendiri.