Pria Naik Sepeda Datangi Balai Kota Solo Pagi Buta, Pecahkan Kaca dan Rusak Mobil

Pria Naik Sepeda Datangi Balai Kota Solo Pagi Buta, Pecahkan Kaca dan Rusak Mobil

SOLO - Kekacauwan terjadi di kompleks Balai Kota Surakarta pada Senin (9/6) pagi. Kaca samping kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) dipecah.

Pelaku juga memecahkan kaca depan mobil dinas salah satu pejabat Dispendukcapil dan serta spion serta kaca samping kiri mobil penerangan milik Dinas Komunikasi Informatika, Statistika, dan Persandian (Diskominfo-SP) Kota Solo.

Danton Satsamapta Polresta Surakarta Aipda Wagimin membenarkan kejadian tersebut. Tim Sparta Polresta Surakarta, kata dia, segera mendatangi lokasi setelah mendapatkan laporan dari petugas Pemkot Solo.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pelaku memasuki kompleks Balai Kota Solo menggunakan sepeda onthel sekitar pukul 05.00 WIB.

"Pertama kami dapat laporan dari bapak Harto, Solo 32, bahwa intinya di balai kota ada pengrusakan. Terus kita datangi, tim Sparta menuju balai kota, ternyata sampai sana orang tersebut masih bersembunyi. Tapi sudah melakukan pengrusakan dari awalnya. Mungkin dari pintu samping depan itu, kemudian mengarah kita cari ketemu di kantor sekretariat di balai kota," ujar Wagimin.

"Yang dirusak tadi, 1 mobil, mobil penerangan dari balai kota, kemudian sama kaca. Kaca yang ada di kantor kesekretariatan itu pecah, mungkin bekas hantaman dari paving, juga kita amankan tongkat untuk alat kebersihan dari balai kota yang sudah kita amankan," sambungnya.

Lanjut Wagimin, saat ini pelaku sudah diserahkan ke Satuan Resor Kriminal (Satreskrim) Polresta Surakarta. Pelaku melakukan perusakan menggunakan paving block dan galah yang berada di lokasi.

Balai Kota Solo sebenarnya memiliki tim pengamanan dalam (Pamdal) yang bertugas menjaga kompleks perkantoran Pemkot Solo itu. Menurut Wagimin, anggota Pamdal yang berjaga saat itu sempat melihat pelaku memasuki balai kota.

“Kalau informasi dari Pamdal, masuknya itu setelah subuh, jadi pagi buta. Itu mereka masuk dikirain tukang bersih-bersih,” ungkapnya.

Namun pada saat melakukan patroli, petugas Pamdal mendengar keributan dari arah kantor Dispendukcapil. Akhirnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Belum diketahui pasti motif pelaku melakukan perusakan di Balai Kota Solo. Meski demikian, Wagimin menduga pelaku mengalami gangguan jiwa. Belakangan diketahui, pelaku adalah seorang lansia bernama Jumadi (62), warga Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Solo, Senin (9/6) pagi

“Untuk modusnya diperkirakan orang itu mengalami gangguan jiwa atau depresi. Semenjak kita interograsi kits tanya, ngelantur jawabannya. Mungkin stress atau dalam arti mengalami gangguan jiwa," jelasnya.

Dikatakan Wagimin, tidak ada perlawanan saat dilakukan penangkapan. Namun pihaknya tetap melakukan antisipasi pengamanan, karena pelaku sempat membawa tongkat yang ada sabit diujungnya. Tongkat tersebut diduga milik petugas kebersihan balai kota.

"Kita tangkap kurang lebih jam 12.15. Dia masih di lokasi, di dalam ruangan sekretariat. Dia sudah duduk, kita tangkap, amankan, nurut tidak ada perlawanan," pungkasnya.