Polresta Malang Kota Distribusikan Beras Murah SPHP, Upaya Jaga Stabilitas Pangan
MALANG - Polresta Malang Kota mendukung penuh program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.
Lewat Gerakan Pangan Murah, sebanyak 7.200 sak beras jenis SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) telah disiapkan untuk bisa dibeli masyarakat dengan harga terjangkau.
Untuk semakin mempermudah, Polresta Malang Kota menyalurkan ribuan beras tersebut ke Polsek jajaran.
Beras kemasan 5 kilogram ini dijual dengan harga Rp 55 ribu, jauh lebih rendah dibandingkan harga pasaran.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono mengatakan, program ini digelar untuk memudahkan masyarakat memperoleh beras berkualitas sekaligus menekan inflasi pangan.
"Kami ingin stok beras tetap tersedia dan terjangkau. Ini disediakan bagi warga dengan daya beli terbatas," ujar Nanang, Rabu (13/8/2025).
Diketahui, pendistribusian ini dilakukan secara merata dengan rincian Polresta Malang Kota sebanyak 1 ton, Polsek Klojen 6 ton, Polsek Kedungkandang 6 ton, Polsek Blimbing 6 ton, Polsek Lowokwaru 7 ton, dan Polsek Sukun mendapatkan 10 ton.
Untuk memastikan tepat sasaran, anggota Bhabinkamtibmas dan personel Polsek diminta mengawasi penjualan agar tidak dimanfaatkan pihak yang mencari keuntungan pribadi.
"Beras murah ini harus sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Kami juga telah menyiapkan seluruh personel yang akan mengawal sesuai kewenangannya," tegasnya.
Digelarnya program tersebut diapresiasi secara positif, terbukti dengan antusiasme warga yang sangat tinggi.
Stok 1 ton di Polresta Malang Kota yang dijual mulai pekan lalu, langsung ludes dalam waktu cepat.
Hal serupa juga terjadi di Polsek Lowokwaru yang menjual habis 7 ton beras hanya dalam sehari.
Hingga Selasa (12/8/2025) kemarin, penjualan telah mencapai 22 ton atau 4.400 sak.
Ini berlanjut hingga di Polsek Sukun, Blimbing, Klojen, dan Kedungkandang.
"Gerakan Pangan Murah ini adalah wujud pelayanan Polri. Selain menjaga keamanan, juga memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap tercukupi," pungkasnya.