Polresta Malang Dukung Pesan Damai GMPK Lewat Bagi-Bagi Bunga

Polresta Malang Dukung Pesan Damai GMPK Lewat Bagi-Bagi Bunga

KOTA MALANG – Suasana beda dan senyum hangat Pengunjung, anggota keamanan, peserta Aksi Damai, jadi warna tersendiri di tengah Alun-Alun Merdeka Kota Malang, (Rabu, 03/09).

Polresta Malang Kota mengawal Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (GMPK) Cinta Damai melaksanakan Doa Bersama dan Berbagi Bunga sebagai bentuk kepedulian dinamika sosial-politik saat ini.

Setelah doa bersama dilanjutkan aksi simbolis dengan bertukar bunga antara mahasiswa dan aparat kepolisian, satpol PP serta membagikan bunga ke pengunjung Alun-Alun Merdeka Kota Malang.

Fadhil Fathurochman SSi, MSi sebagai ketua Korlap memakili 20 peserta GMPK Cinta Damai, menegaskan bahwa aksinya sebagai simbol solidaritas kebangsaan sekaligus ajakan untuk masyarakat luas untuk lebih meningkatkan kondusivitas.

“Gerakan ini adalah bentuk keprihatinan kami terhadap peristiwa yang terjadi di berbagai wilayah, Kami turut berduka adanya sembilan korban saat aksi demo, termasuk almarhum Affan Kurniawan.”

“Melalui doa dan berbagi bunga, kami menolak kekerasan serta mendukung ruang demokrasi yang bisa dipertanggung jawabkan.” ujar Fadhil.

Fadhil juga menegaskan bahwa GMPK Cinta Damai mendukung langkah Pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membuka ruang partisipasi publik yang demokratis.

Pihaknya mengapresiasi sikap pemerintah yang responsif terhadap aspirasi masyarakat, serta mendorong agar dialog konstruktif menjadi jalan penyelesaian konflik.

Sementara saat dilokasi, Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Wiwin Rusli yang memimpin pengawalan, mengapresiasi aksi damai yang digagas GMPK.

“Kami mengucapkan terima kasih untuk adik-adik mahasiswa dan pelajar, atas inisiatifnya dengan mengajak masyarakat menjaga kondusivitas Kota Malang,” ujar Kompol Wiwin.

Selain melakukan pengawalan, anggota Polresta Malang Kota juga bertukar bunga dengan peserta aksi dan membagikannya ke pengunjung Alun-Alun Merdeka.

Aksi damai ini tidak hanya menjadi momentum solidaritas, tetapi juga refleksi kebangsaan. Dengan doa bersama, warga diajak mendoakan para korban yang gugur dalam peristiwa kerusuhan di sejumlah daerah.

Kita ketahui, Bunga sebagai simbol harapan akan perdamaian, melalui gerkan Cinta Damai, kebersaman bisa lebih memaksimalkan dalam menjaga kamtibmas, persatuan dan keutuhan bangsa.