Polisi Tangkap Komplotan Pembobol SD Karangpandan, Ada Pelajar Ikut Terjerat

Polisi Tangkap Komplotan Pembobol SD Karangpandan, Ada Pelajar Ikut Terjerat

KARANGANYAR– Aparat Polsek Karangpandan, Karanganyar, berhasil meringkus kawanan maling pembobol ruang guru SD Negeri 1 Ngemplak, Kecamatan Karangpandan, hanya berselang satu jam setelah mereka beraksi, Rabu (17/9/2025) dini hari. Aksi kawanan maling ini terekam kamera CCTV warga.

Kawanan maling yang dibekuk polisi tersebut berjumlah empat orang, dua di antaranya masih berstatus pelajar. Kini, keempat pelaku ditahan di Mapolsek Karangpandan guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Kedua pelaku utama masing-masing bernama Muhamad Ramadani alias Memet, 22 dan Roofi Islamnuddin alias Bendot, 22, keduanya warga Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. Sementara itu, dua pelaku lain yang masih di bawah umur berperan sebagai pengawas dari luar sekolah saat aksi berlangsung.

Kedua anak berstatus pelajar tersebut adalah JAR, 16, dan RS, 15, asal Kerjo, Karanganyar.

Kapolsek Karangpandan AKP Gatot Gondo Hartoyo mengatakan penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai dua orang yang diduga hendak mencuri di SD Negeri 2 Ngemplak sekitar pukul 02.15 WIB.

"Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada dua orang mencurigakan yang hendak mencuri di SDN 2 Ngemplak. Kami langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan dua orang pelaku dewasa," jelasnya kepada Espos.

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui kedua pelaku dewasa tersebut sebelumnya telah melakukan pencurian di SD Negeri 1 Ngemplak. Selain itu diperoleh keterangan bahwa ada dua pelaku anak yang ikut terlibat dalam aksi tersebut. Polisi kemudian menangkap dua anak tersebut.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai Rp520.000, tiga obeng, dua tatah, satu besi pasah, tiga obeng, tiga tang pemotong, dua buah gembok, serta dua sepeda motor Honda Revo AD 3436 YZ dan Yamaha Jupiter MX AD 4861 UF yang digunakan para pelaku.

"Pelaku ini mencuri di SD Negeri 1 Ngemplak dengan cara mencongkel gembok ruang guru. Mereka berhasil mencuri uang tabungan siswa yang tersimpan dilaci ruang guru Rp520.000," kata dia.

Keempat pelaku berikut barang bukti saat ini diamankan di Mapolsek Karangpandan untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku, termasuk proses hukum terhadap dua anak di bawah umur yang terlibat dalam kasus ini.