Polisi Pastikan Tindak Tegas Pelaku Anarkis di Grobogan
GROBOGAN - Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael menegaskan pihaknya bersama TNI-Polri akan mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas).
Tindakan tegas juga akan diterapkan pada oknum yang dengan sengaja melakukan tindakan perusakan.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Grobogan, belum lama ini.
Kunjungan ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan Kolonel Ezra sejak menjabat sebagai Danrem 073/Makutarama.
Setibanya di Makodim Grobogan, Danrem langsung bertemu dengan Dandim serta jajaran perwira staf dan para Danramil.
Setelah itu, rombongan menuju Pendopo Kabupaten Grobogan dan disambut langsung oleh Bupati Grobogan Setyo Hadi, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat, agama, dan adat.
Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan.
Ia menegaskan bahwa kunjungannya kali ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung situasi kamtibmas di wilayah, terutama pasca aksi demo anarkis yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Kehadirannya sebagai Danrem yang baru adalah untuk mengetahui kondisi terkini pasca demo, serta memastikan situasi tetap kondusif.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat di Grobogan untuk menjaga perdamaian dan keamanan bersama," ujarnya.
Kolonel Ezra juga menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi merupakan hak warga negara, namun tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang melanggar hukum dan merusak fasilitas umum.
"Siapa saja boleh menyampaikan aspirasi, namun jika dibarengi dengan tindakan melawan hukum dan merusak, maka TNI-Polri tidak akan tinggal diam. Kami akan menindak tegas siapa pun yang mengganggu kamtibmas dan berbuat kerusakan," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Danrem bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat Kabupaten Grobogan juga mengikuti Rapat Koordinasi Forkopimda se-Provinsi Jawa Tengah secara virtual yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi.