Polisi Buru 2 Pelaku Perusakan Pos Polisi dan DPRD Sragen, Salah Satunya Ajak Demo Lewat Live

Polisi Buru 2 Pelaku Perusakan Pos Polisi dan DPRD Sragen, Salah Satunya Ajak Demo Lewat Live

SRAGEN - Polisi masih memburu dua pelaku perusakan pos polisi dan Gedung DPRD Sragen yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kedua pelaku tersebut berinisial LM dan AG. Perusakan yang juga merembet ke area Alun-Alun Sragen ini, diduga dilakukan oleh kelompok yang sama pada Sabtu dini hari.

​Kasat Reskrim AKP Ardi Kurniawan menjelaskan, salah satu buronan berinisial AG diketahui ikut serta dalam perusakan dengan memukul menggunakan tiang bendera.

Ardi menambahkan, pelaku berinisial LM, yang juga masuk DPO, merupakan orang yang melakukan siaran langsung di TikTok saat kejadian.

"Tujuan live TikTok itu untuk memancing agar ada masyarakat yang menonton perbuatannya," jelas Ardi.

​Perusakan ini merupakan rangkaian kejadian yang saling berkaitan. Pelaku yang merusak pos penjaga Gedung DPRD juga melakukan perusakan di area Alun-Alun Sragen.

Berdasarkan pendalaman penyidik, motif para pelaku hanya sekadar ikut-ikutan karena melihat aksi anarkis serupa di tempat lain.

​Aksi ini terjadi pada malam Minggu dini hari, bertepatan dengan maraknya balap liar di Sragen yang sering kali diwarnai tren anarkis.

Saat kejadian, petugas yang berada di lokasi sempat menjaga, tetapi kemudian langsung meninggalkan tempat.

Pihak kepolisian memastikan bahwa para pelaku tidak terafiliasi dengan organisasi tertentu.

​Kedua buronan, LM dan AG, telah dipastikan berstatus dewasa. Polisi terus melakukan pengejaran untuk menangkap kedua pelaku dan menuntaskan kasus perusakan ini.