Polda Jateng Evaluasi Rencana Pengajian Rizieq Shihab di Brebes dan Tegal

Polda Jateng Evaluasi Rencana Pengajian Rizieq Shihab di Brebes dan Tegal

SEMARANG - Bentrok Front Persaudaraan Islam (FPI) dan Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Laskar Sabilillah (LS) di Pemalang, Rabu (23/7/2025) malam berimbas pada rencana pengajian Rizieq Shihab selanjutnya di Jawa Tengah.

Agustus mendatang, mantan pimpinan FPI tersebut dijadwalkan menghadiri pengajian di Brebes dan Tegal.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan, insiden bentrok FPI dan PWI LS di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Pemalang, pihaknya bakal mengevaluasi terkait izin pengajian selanjutnya.

Namun, saat ini, pihaknya fokus menangani bentrok FPI dan PWI LS di Pemalang.

"Kami masih fokus penanganan masalah ini dulu. Namun, dari kejadian ini, menjadi bahan evaluasi," kata Artanto, Kamis (24/7/2025).

15 Korban Luka

Diberitakan sebelumnya, massa PWI LS dan FPI bentrok saat pengajian akbar yang menghadirkan Rizieq Shihab di Pegundan, Pemalang, Rabu malam.

Akibat bentrok tersebut, 15 orang terluka.

Empat orang di antaranya merupakan polisi, sembilan anggota PWI LS, dan dua orang anggota FPI.

"Para korban polisi terkena lemparan batu di kepala dan muka, ada yang dirawat di rumah sakit adapula yang rawat jalan," kata Artanto, Kamis.

Sebelum acara pengajian, polisi mengeklaim telah melakukan rapat koordinasi bertajuk cipta kondisi.

Rakor yang digelar di Kantor Kesbangpolinmas Pemalang, 16 Juli 2025 itu dihadiri perwakilan Pemerintah Daerah Pemalang, Kodim 0711, Polres Pemalang, perwakilan FPI dan PWI LS.

Hasil rapat disepakati, kedua ormas tidak mengerahkan massa dalam jumlah besar dan isi ceramah tidak bersifat provokatif.

Sehari sebelum kejadian, dilakukan pula langkah persiapan teknis pengamanan.

Kendati begitu, kedua kelompok ormas tetap melakukan adu pukul yang berjarak 50 meter dari panggung utama, tempat Rizieq Shihab ceramah.

"Bentrok terjadi antara pukul 23.00 hingga 23.30 WIB. Pengajian tetap dilanjutkan sampai pukul 01.00 WIB."