Polantas Menyapa di Samsat Semarang 1: Petugas Responsif Selesaikan Keluhan Warga Soal Pembayaran Pajak
Semarang, Rabu (29/10/2025) — Komitmen Ditlantas Polda Jawa Tengah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, empatik, dan transparan kembali terlihat melalui program “Polantas Menyapa” di Samsat Kota Semarang 1. Dalam kegiatan ini, petugas tak hanya melayani administrasi kendaraan, tapi juga turun langsung membantu masyarakat menyelesaikan berbagai kendala di lapangan, terutama di bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB di ruang pelayanan Samsat Semarang 1 ini dihadiri oleh masyarakat pemohon registrasi kendaraan yang tengah melakukan proses pembayaran pajak tahunan. Di sela-sela kegiatan pelayanan, seorang pemohon menyampaikan keluhan terkait lamanya proses transaksi di loket kasir.
Petugas Sigap Tanggapi Keluhan Warga
Menanggapi hal tersebut, petugas Duta Pelayanan Samsat Semarang 1 langsung memberikan penjelasan terbuka dan komunikatif. Petugas menerangkan bahwa keterlambatan bukan disebabkan oleh kesalahan sistem Samsat, melainkan adanya data kosong dari sistem Bapenda yang perlu diperbarui terlebih dahulu agar transaksi dapat berjalan dengan benar dan akurat.
Selama proses pembaruan data berlangsung, petugas tidak tinggal diam. Mereka mendampingi pemohon secara langsung, memastikan setiap tahap berjalan dengan lancar hingga transaksi pembayaran selesai.
“Kami tidak ingin masyarakat merasa dibiarkan. Petugas wajib memberikan penjelasan dan pendampingan penuh agar masyarakat tetap nyaman selama menunggu proses,” ujar Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol M. Pratama, S.H., S.I.K., M.H. melalui keterangan resminya.
Pendekatan solutif dan empatik seperti ini menjadi wujud nyata bagaimana pelayanan kepolisian kini bertransformasi menjadi lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Transformasi Pelayanan Publik di Samsat Semarang 1
Kantor Samsat Kota Semarang 1 yang berlokasi di Jalan Brigjen Sudiarto No.428, Palebon, Kecamatan Pedurungan, kini dikenal sebagai pusat pelayanan publik yang mengedepankan kenyamanan,
kecepatan, dan keterbukaan informasi.
Petugas Duta Pelayanan ditempatkan di setiap bagian untuk membantu masyarakat dari awal proses registrasi hingga selesai, memastikan tidak ada kebingungan dalam prosedur administrasi.
Selain itu, masyarakat kini dapat mengakses layanan pajak kendaraan dengan lebih fleksibel melalui Samsat Keliling, Gerai Samsat di pusat perbelanjaan, hingga e-Samsat Jawa Tengah, yang memungkinkan pembayaran dilakukan tanpa harus datang langsung ke kantor.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang tidak hanya cepat, tapi juga jelas dan manusiawi. Setiap keluhan warga menjadi bahan evaluasi kami untuk terus memperbaiki sistem pelayanan,” tambah Kombes Pol Pratama.
Warga Apresiasi Sikap Humanis dan Transparan
Suasana pelayanan di Samsat Semarang 1 tampak lebih terbuka dan komunikatif. Warga yang datang merasa dilayani dengan baik, bahkan beberapa mengaku lebih nyaman karena petugas aktif menjelaskan setiap kendala yang terjadi.
“Petugasnya sigap dan ramah. Waktu saya tanya kenapa agak lama, langsung dijelaskan penyebabnya dan dibantu sampai selesai. Malah dikasih mug karena bayar pajak tepat waktu. Jadi semangat buat tertib pajak,” ujar Dewi (29), warga Pedurungan yang tengah memperpanjang STNK.
Kisah seperti ini menandakan bahwa reformasi pelayanan publik Polri benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam hal transparansi, kedekatan emosional, dan rasa percaya terhadap institusi kepolisian.
Polantas Menyapa, Polri Makin Dekat dengan Masyarakat
Program Polantas Menyapa merupakan inisiatif Ditlantas Polda Jateng untuk memperkuat komunikasi dua arah antara petugas lalu lintas dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, setiap anggota polisi di bidang Regident diharapkan tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi fasilitator solusi bagi kebutuhan masyarakat.
“Langkah kecil seperti memberi penjelasan, membantu proses, atau sekadar menyapa wajib pajak dengan ramah, bisa menumbuhkan kepercayaan publik. Itulah esensi dari Polantas Menyapa,” jelas Kombes Pol Pratama.
Bangun Kepercayaan Publik Lewat Pelayanan Humanis
Dengan berbagai inovasi dan pendekatan empatik, Ditlantas Polda Jawa Tengah terus menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Transformasi ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk memperkuat kepercayaan publik, menghadirkan wajah kepolisian yang lebih profesional, melayani, dan dekat dengan rakyat.
“Pelayanan publik bukan sekadar urusan administrasi, tapi bagaimana masyarakat merasakan kehadiran Polri yang membantu, memahami, dan memberi solusi,” tutup Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol M. Pratama. (*)