Perempuan Hanyut di Selokan Kota Malang Ditemukan Meninggal Setelah 2,5 Jam Pencarian
MALANG - Setelah dilakukan pencarian selama 2,5 jam, perempuan yang hilang terperosok ke dalam selokan di pinggir Jalan Sunandar Priyo Sudarmo Kecamatan Blimbing Kota Malang akhirnya ditemukan, Kamis (30/10/2025) malam.
Korban ditemukan sekitar pukul 19.54 WIB dalam kondisi meninggal tersangkut di dalam selokan sejauh 40 meter dari Titik Kejadian Musibah (TKM).
Dalam proses evakuasi tersebut, tim SAR harus membuka besi lubang saluran lalu jenazah korban baru bisa diangkat dan langsung dibawa ambulans ke kamar jenazah RS Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Salah seorang personel relawan SAR, Imam Supi'i mengatakan, korban ditemukan berada tersangkut di tepian dinding selokan.
"Setelah kondisi air selokan surut, teman-teman melakukan penyisiran. Dari penyisiran itu, kami temukan korban masih berada di dalam selokan dengan kondisi telah meninggal," ujar sUPI'I.
Ia mengungkapkan, bahwa keluarga korban telah mengetahui dan saat dilakukan identifikasi di lokasi, pihak keluarga membenarkan.
Meski begitu, terkait detail identitas menunggu hasil identifikasi pihak kepolisian.
Namun diketahui, korban merupakan warga Jalan Indragiri Kecamatan Blimbing.
Sementara itu, Kapolsek Blimbing AKP M Roichan membenarkan korban telah ditemukan dan saat ini jenazah telah dibawa ke Kamar Jenazah RSSA.
"Iya benar, korban sudah ditemukan. Untuk identitasnya menyusul, karena masih diproses oleh INAFIS Polresta Malang Kota," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya hilang usai hanyut terperosok masuk ke dalam selokan yang berada di pinggir Jalan Sunandar Priyo Sudarmo Kecamatan Blimbing Kota Malang, Kamis (30/10/2025).
Diketahui, kejadian itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban berlari menyeberang jalan dan tidak menyadari bahwa lokasi tersebut adalah selokan karena airnya meluap ke jalan.
Operasi pencarianpun segera dilakukan oleh tim SAR gabungan dan relawan.
Tim Relawan Gabungan SAR Malang Raya, Indra Setyo mengatakan, pencarian dilakukan di sepanjang jalur selokan hingga titik muara sungai terdekat.