Penyidikan Kasus Pembatalan Lomba Tari SEC, Terlapor Diperiksa Polda Jateng

Penyidikan Kasus Pembatalan Lomba Tari SEC, Terlapor Diperiksa Polda Jateng

Semarang - Penyidik Polda Jawa Tengah mengkonfirmasi telah melakukan pemanggilan terhadap pihak Terlapor Mei Sulistyoningsih dalam kasus lomba tari Semarang Economy Creative atau SEC, pada Kamis (10/07).

Proses hukum kasus ini sempat terhenti beberapa waktu sejak akhir 2024. Namun, kembali dilanjutkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng melalui pemanggilan pihak-pihak terlapor.

Kuasa Hukum Zainal Abidin Petir menjelaskan, sangat yakin kasus ini akan segera selesai. Meskipun, masih ada proses guna mendapatkan hasil, tetapi seluruhnya akan diserahkan kepada penyidik.

"Terlapor sudah hadir memenuhi panggilan klarifikasi atas laporan kami. Langkah selanjutnya dari penyidik akan dilanjutkan pengumpulan bahan-bahan penyidikan untuk mempersiapkan gelar perkara. Saya yakin kalau pendapat saya unsur tindak pidana penipuannya masuk," jelas Zainal Petir, di Mapolda Jateng, Jumat (11/07).

Menurutnya, pihaknya selaku perwakilan korban, akan terus mengawal kasus ini ke tahapan berikutnya di dalam proses berjalan ini.

"Kalau sudah masuk penyidikan pasti ada tersangkanya. Nah, tersangkanya siapa kita tunggu aja. Jadi, kita tunggu, kita serahkan ke penyidik di Ditreskrimum Polda Jateng," kata Petir.

Bahkan, lanjut Zainal Petir, jumlah tersangka jika memang hasil penyidikan nanti sesuai hasil pemeriksaan dan barang-barang bukti perkara lengkap. Bisa saja tersangkanya bertambah.

Untuk sementara waktu ini, pihaknya meminta pihak menjadi korban dari orang tua peserta, sanggar tari, mau pun anak-anak seharusnya tampil lomba untuk bersabar menantikan penanganan penyidik.

Namun, pihaknya memastikan kasus ini akan segera terungkap.

"Saya belum tau persis karena ini masih proses penyelidikan. Biarkan penyidik nanti yang memberitahukan kepada publik siapa saja yang terlibat. Kami hanya ingin menyampaikan bahwa agar pihak korban orang tua maupun anak-anak yang ikut lomba bersabar. Insyaallah proses akan segera terungkap," ucap Zainal Petir.