Pemilik Toko Miras yang Dipromosikan King Abdi Diperiksa Polresta Malang Kota, Terancam Tipiring

Pemilik Toko Miras yang Dipromosikan King Abdi Diperiksa Polresta Malang Kota, Terancam Tipiring

MALANG - Pengelola toko minuman keras (miras) yang dipromosikan oleh influencer King Abdi, telah diperiksa oleh Satreskrim Polresta Malang Kota.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Muhammad Soleh membenarkan hal tersebut.

Dan saat ini, toko yang terletak di Jalan Soekarno Hatta (Soehat) itu sudah ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Untuk pihak terkait (pengelola toko miras), sudah kami periksa."

"Hasil pemeriksaan ini tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP), yang merupakan bagian rangkaian penyelidikan kami," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (20/7/2025).

Dalam pemeriksaan itu, pihak Satreskrim Polresta Malang Kota juga selalu berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Malang dan Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang.

Terkait ditemukan unsur pidana atau tidak, ia belum mau menjawab dan hanya memberikan gambaran umum saja.

"Kami kolaborasi dengan Pemkot Malang, nantinya akan berkomunikasi dengan Satpol PP."

"Untuk unsur pidana yang bisa masuk dan kami tangani, seperti contohnya minuman palsu atau oplosan."

"Kalau pelanggaran administratif seperti pelanggaran perda atau perizinan, maka Satpol PP dan Disnaker PMPTSP yang menangani," bebernya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono memastikan bahwa toko miras itu telah berhenti beroperasi untuk beberapa waktu ke depan.

Dan pihaknya juga tegas menyatakan, bahwa toko itu belum mendapatkan izin resmi, melainkan hanya mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB).

"Pengelola toko yaitu berinisial A, sudah kami lakukan BAP, dan yang bersangkutan telah menyatakan akan hadir dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) pada tanggal 30 Juli 2025 mendatang," ungkapnya.

Heru juga menuturkan, dari hasil pemeriksaan bahwa toko miras tersebut belum mengantongi izin resmi baik untuk golongan A, B, maupun C.