Pelecehan Seksual di Klinik, Dokter Terduga Akan Dipanggil Polresta Malang Pekan Depan
MALANG - Polresta Malang Kota terus berupaya untuk mengungkap kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter AY terhadap dua pasiennya berinisial QAR dan A di Persada Hospital.
Terbaru, Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto mengatakan, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) telah melayangkan surat panggilan kepada oknum dokter AY.
"Kami sudah mengagendakan pemanggilan terhadap terduga terlapor (AY) untuk dimintai keterangan terkait laporan dugaan pelecehan di salah satu rumah sakit swasta pada minggu depan," tutur Ipda Yudi, Minggu (27/4).
Namun dalam pemanggilan tersebut, oknum dokter AY akan diperiksa sebagai saksi, sehingga penyidik akan menggali keterangannya untuk mengungkap dugaan pelecehan seksual di Persada Hospital.
"Pemanggilan ini sebagai pemeriksaan awal terhadap terduga terlapor. Pemanggilnya berstatus sebagai saksi dan nantinya kami akan dalami lebih lanjut keterangannya (AY)," imbuhnya.
Terkait jadwal pemeriksaan AY, Ipda Yudi belum mengungkapkan tanggal pastinya. Yang jelas, surat pemanggilan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Malang sudah dikirimkan pada Jumat (25/4).
Kronologi singkat kasus
Belakangan ramai diperbincangkan kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter di Kota Malang. Kasus ini mencuat usai unggahan korban pertama berinisial QAR viral di media sosial.
Saat menjalani perawatan, ia malah mendapat perlakuan tak mengenakkan dari oknum dokter AY. Mulai dari spam chat, menyuruh buka baju berdalih cek jantung, hingga diduga mengambil gambar bagian dada korban.
Didampingi kuasa hukum, QAR resmi melaporkan oknum dokter AY ke Polresta Malang pada Jumat (18/4). Laporan tercatat dengan Nomor: LP/B/113/IV/2025/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jawa Timur.
Empat hari berikutnya, Selasa (22/4), korban kedua perempuan berinisial A, 30 tahun melaporkan oknum dokter AY ke polisi. Laporan milik A tercatat Nomor LP/B/117/IV/2025/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jawa Timur.
Polresta Malang Kota, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, Kota Malang, Pemerintah Kota Malang, Pemkot Malang