Motif Pembunuhan di Losmen Malang: Pelaku Tersulut Emosi karena Disebut Pengangguran
MALANG - Akhirnya terungkap pemicu Achmad Khomarudin (26) membunuh kekasih gelapnya EMF (29) di Losmen Windu Kentjono, Kota Malang.
Aksi pembunuhan Achmad terungkap setelah jenazah EMF ditemukan di dalam kamar oleh karyawan losmen, pada Senin (16/7/2025) sekira pukul 00.05 WIB.
Achmad sempat buron selama enam hari karena minimnya bukti dan kamera CCTV losmen yang ternyata mati.
Meski demikian, polisi akhirnya menangkam Achmad ketika berada di rumahnya, pada Minggu (22/6/2025) sekira pukul 16.30 WIB.
Achmad yang sudah ditetapkan menjadi tersangka akhirnya memberikan pengakuan saat konferensi pers di Mapolresta Malang Kota, Senin (23/6/2025).
Ternyata Achmad membunuh EMF karena sakit hati dan tidak terima dengan perkataan korban ketika di losmen.
Kuasa hukum tersangka Achmad Khomarudin, Guntur Putra Abdi Wijaya menyebut korban sering meminta uang pada Achmad.
"Jadi, memang ada hubungan spesial antara tersangka dengan korban, dan hubungan itu sudah berjalan 1,5 tahun. Pada mulanya, korban yang lebih dahulu berkomunikasi mengajak ketemuan dengan tersangka," jelas Guntur, Senin (23/6/2025).
Dalam pertemuan itu, korban meminta uang dan diberi Rp 200 ribu oleh tersangka Achmad.
Setelah itu, mereka berlanjut check in di losmen Windu Kentjono.
"Setelah diberi uang Rp 200 ribu, mereka check-in di losmen dan melakukan hubungan intim. Selanjutnya, korban minta tambahan uang tetapi tersangka mengaku sudah tidak punya uang lagi," terangnya.
Akhirnya, mereka berdua cekcok dan bertengkar yang berujung kepada pembunuhan.
Dimana Achmad menghabisi nyawa korban dengan cara dicekik.
"Tersangka sakit hati dengan omongan korban saat cekcok, yaitu diolok sebagai penggangguran dan tidak punya uang. Kemudian, korban ini mendorong tersangka,"