Misteri Mayat Wanita di Tayu Pati Terungkap, Polisi: Korban Tewas Tenggelam
PATI - Polisi mengungkap fakta baru terkait penemuan mayat tanpa busana di bibir pantai Keboromo, Kecamatan Tayu pada Jumat (13/6).
Polisi menyebut wanita tersebut diduga kuat meninggal akibat tenggelam.
Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto menyebut hal tersebut sesuai dari keterangan dokter rumah sakit serta tim inavis Polresta Pati.
Hal itu diperkuat tidak diketemukannya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
"Berdasar itu dimungkinkan kematiannya awalnya karena tenggelam," ujar AKP Aris Pristianto.
Hanya saja dia mengakui adanya kesulitan mengungkap identitas dari korban.
Pasalnya kulit di bagian tangan sudah mengelupas sehingga menyulitkan proses identifikasi.
"Namun kami sudah berkoordinasi dengan kepala desa dan perangkat desa terkait kemungkinan adanya warga yang sampai saat ini kehilangan anggota keluarganya," ungkapnya.
AKP Aris menyebut untuk jenazah telah diserahkan ke pihak RSUD Soewondo Pati, yakni sambil menunggu bilamana ada pihak keluarga yang mencarinya.
"Namun bilamana dalam kurun 3 hari tidak ada keluarga yang mencari akan dimakamkan oleh pihak RSUD Soewondo," imbuhnya.
Seperti diketahui, warga Desa Keboromo, Kecamatan Tayu sempat digegerkan dengan penemuan mayat wanita tanpa busana di bibir pantai tepatnya di kawasan mangrove pada Jumat (13/6).
Mayat itu ditemukan oleh dua nelayan yang hendak mencari ikan dengan posisi tertelungkup.
Dari hasil pemeriksaan polisi, mayat diketahui berjenis kelamin perempuan namun tak ditemukan identitas apapun.
Panjang mayat diperkirakan 160 centimeter (cm) dengan usia lebih dari 40 tahun serta gigi depan atas yang telah tanggal.