Miris, Mayat Bayi Ditemukan di Saluran Air, Ibunya Ternyata Seorang Pelajar

Miris, Mayat Bayi Ditemukan di Saluran Air, Ibunya Ternyata Seorang Pelajar

WONOGIRI - Dari serangkaian penyelidikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Wonogiri berhasil mengungkap pelaku pembuang bayi laki-laki di desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri.

Peristiwa penemuan bayi yang ditemukan telah dikerubungi lalat di saluran air hingga menggegerkan warga ini terjadi pada Minggu (17/8) yang lalu.

Mirisnya, pelaku yang juga ibu dari bayi tersebut adalah seorang pelajar berusia 16 tahun.

Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sedewo atas nama Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menyampaikan bahwa pelaku sudah mengakui perbuatannya.

Pelaku menyatakan bahwa bayi berjenis kelamin laki-laki lahir sesuai dengan hari perkiraan lahir (HPL) yakni sudah berusia sembilan bulan dalam kandungan.

Menurut pengakuannya, pelaku telah membuang bayi yang baru dilahirkannya sendiri.

"Hamil tanpa sepengetahuan orang tuanya. Orang tua tidak mengetahui, ditutup-tutupi kehamilannya," jelas Agung, dilansjr dari solo.tribunnews.com, Jumat (22/8).

Agung menambahkan bahwa pelaku melahirkan bayinya seorang diri tanpa bantuan siapapun di dalam kamar mandi rumahnya pada Minggu (17/8), sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan keterangan pelaku, setelah dilahirkan, bayi itu dibawa ke belakang rumah lalu dihanyutkan di saluran air.

Menurut pengakuan pelaku, saat itu saluran airnya sedang banjir sehingga memudahkan pelaku melakukan aksi membuang bayi laki-laki yang baru dilahirkannya itu.

Namun, pelaku mengaku lupa apakah bayinya dalam keadaan hidup atau sudah meninggal saat dibuang.

Saat ini pelaku masih dalam perawatan karena ada pendarahan dan infeksi di jalan lahirnya.

Untuk itu, Agung menjelaskan bahwa pihaknya masih terus mendalami kasus ini dan berusaha mengungkap ayah bayi malang tersebut.