Longsor Talud Sungai di Candisari Semarang, 4 Rumah Warga Kebanjiran
SEMARANG - Empat rumah di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah, terendam luapan sungai karena talud longsor.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang Endro Pudyo Martanto, mengatakan bahwa ada retakan di talud.
"Talud longsor karena pondasi lama sudah rapuh," kata Endro saat dikonfirmasi, Kamis (11/10/2025).
Menurutnya, kondisi pondasi lama tidak lagi mampu menahan beban karena lamanya guyuran hujan. Kemudian retakan tersebut menjadi pemicu.
"Korban sebenarnya sudah melaporkan kondisi ini ke pengembang dan memang ada upaya perbaikan," ujarnya.
Endro mengungkapkan bahwa talud yang retak tersebut merupakan milik pabrik es yang ada di dekat lokasi longsor. Pihak pabrik es juga sudah ada upaya untuk membantu warga yang terdampak dan akan menanggung kerugian warga.
"Pihak unit kristal siap bertanggung jawab memperbaiki rumah warga," ucapnya.
Selain itu, pemilik pabrik es tersebut juga bersedia mencarikan tempat tinggal sementara bagi warga yang terdampak longsor itu.
"Pihak pabrik siap bertanggungjawab menyediakan tempat tinggal sementara sampai perbaikan selesai," lanjut Endro.
Sebelumnya, hujan deras memicu longsornya talud setinggi 15 meter yang sudah retak di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/9) pagi.
Material longsor menutup aliran Sungai Kalijueh hingga menyebabkan banjir yang menggenangi empat rumah dan merusak satu rumah lainnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa.