Longsor di Rawalo Banyumas Timpa Mobil yang Sedang Melintas

Longsor di Rawalo Banyumas Timpa Mobil yang Sedang Melintas

Banyumas - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Banyumas pada Rabu–Kamis (10–11/9/2025) mengakibatkan sejumlah wilayah dilanda longsor dan banjir. Salah satunya terjadi di ruas jalan nasional Purwokerto–Rawalo, tepatnya di sisi barat Bendung Gerak Serayu, yang sempat lumpuh akibat longsor dari tebing.

Material longsor menimpa sebuah mobil taksi daring dengan nomor polisi B 2259 FKT yang dikemudikan Endi, warga Purwokerto. Saat kejadian, Endi bersama seorang penumpang tengah melintas di jalur tersebut.

Endi menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB ketika ia dalam perjalanan menuju Cilacap. Tiba-tiba, longsor disertai tumbangnya pohon menimpa kendaraannya.

“Jadi sempat ada longsor, saya bisa menghindar. Ternyata di depannya ada longsor lagi, membawa pohon yang ikut tumbang. Mobil saya akhirnya terdorong hingga ke pembatas jalan,” kata Endi kepada RRI.

Endi dan penumpangnya segera keluar dari mobil untuk meminta pertolongan warga sekitar. Tak lama kemudian, relawan kebencanaan bersama BPBD, Damkar Banyumas, dan masyarakat melakukan evakuasi. Sekitar pukul 06.30 WIB, ruas jalan nasional kembali bisa dilalui dan mobil Endi berhasil dievakuasi sehingga perjalanan ke Cilacap dapat dilanjutkan.

Sementara itu, data BPBD Banyumas hingga Kamis pagi mencatat terdapat 17 titik bencana longsor, banjir, dan pohon tumbang di sejumlah wilayah.

Petugas BPBD Banyumas, Nauval, menyampaikan longsor antara lain terjadi di Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, yang mengakibatkan kerusakan rumah warga. Sedangkan banjir dilaporkan di beberapa lokasi lain.

“Kalau data sementara ada 17 titik, mulai dari banjir, longsor, hingga pohon tumbang. Wilayah terdampak antara lain Kecamatan Gumelar, Cilongok, Kebasen, Wangon, dan Rawalo,” ungkap Nauval.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Banyumas bersama relawan BHV, TNI, Polri, Tagana, hingga Damkar masih melakukan pendataan sekaligus penanganan di lokasi terdampak bencana.