Lima Korban Ledakan SPBE Grobogan, Empat Dirawat di ICU dan Satu di IGD
GROBOGAN - Ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Putat, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menyebabkan lima korban masih menjalani perawatan intensif di RS Permata Bunda Purwodadi.Pariwisata Jawa Tengah
Humas RS Perbun Purwodadi Muzaroah mengungkapkan, kelima korban tersebut, empat masih dirawat di ruang ICU dan satu lainnya dalam pengawasan intensif di IGD.
”Total lima orang yang dirawat di Perbun. Satu orang masih dalam pemantauan di IGD, empat pasien dirawat di ICU,” ujarnya, Selasa (7/10).
Dijelaskan, umumnya para korban ledakan SPBE Putat mengalami luka bakar pada bagian wajah, tangan, dan kaki.
"Empat pasien yang dirawat di ICU mengalami luka bakar sekitar 30 persen, sedangkan satu pasien di IGD mengalami luka bakar sekitar 9 persen. Semua korban warga Grobogan," terangnya.
Pihaknya juga menjelaskan total korban akibat ledakan SPBE, Senin (6/10) sebanyak 11 orang.
Dikabarkan sebelumnya, insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Hingga Senin malam (6/10), tampak sejumlah truk elpiji terpakir di area sekitar lokasi.
Belum diketahui secara pasti penyebab ledakan tersebut. Pihak rumah rumah sakit pun belum bisa dimintai keterangan lantaran dokter jaga ganti shif.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Rizky Ari Budianto membenarkan kejadian tersebut. Namun, pihaknya belum dapat memastikan jumlah korban akibat ledakan di SPBE tersebut.
"Iya betul, sudah dalam penanganan kami. Untuk jumlah korban masih kami cek," ujar dia.
Ia pun belum bisa memastikan penyebab ledakan di SPBE itu. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Penyebabnya masih kami cek," ujarnya.