Lewat Bhayangkara Chess Day 2025, Polri Ajak Masyarakat Lebih Dekat Lewat Catur

Lewat Bhayangkara Chess Day 2025, Polri Ajak Masyarakat Lebih Dekat Lewat Catur

MALANG - Malang Creative Center (MCC) berubah menjadi arena pertarungan strategi paling bergengsi akhir pekan ini. Sebanyak 510 peserta dari berbagai daerah di Indonesia tumpah ruah mengikuti Bhayangkara Chess Day Piala Kapolresta Malang Kota 2025, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79.

Tak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga terbukti menjadi wadah pembinaan dan penjaringan atlet catur muda berbakat dari Kota Malang.MALANG -

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-79. Tetapi juga memiliki misi penting untuk membangun karakter generasi muda melalui olahraga.

“Event ini untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Ini juga untuk menggali potensi atlet catur di Kota Malang. Dengan kegiatan positif, maka masyarakat tidak akan terpengaruh dengan dunia negatif,” tegas Nanang.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Polri dalam turnamen ini adalah bentuk komitmen nyata Polri dalam menjangkau masyarakat secara humanis. Menurutnya, kebiasaan kedekatan Polri dengan masyarakat sudah terjalin lama dan hanya membutuhkan pemupukan.

“Keikutsertaan Polri dalam kegiatan ini juga mendekatkan diri kepada masyarakat. Sesuai tagline Polri untuk Masyarakat,” imbuhnya.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono usai memberikan hadiah kepada pemenang kategori putri (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Sementara itu, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Malang, Tatit Budi Sucahyo, mengaku sangat terkesan dengan antusiasme para peserta.

“Alhamdulillah, banyaknya peserta banyak, 510 peserta dari Sabang sampai Merauke. Termasuk dari Sumatera Barat ada yang mengikuti kompetisi ini. Dan beruntungnya banyak sekali dari adik-adik kita pelajar yang hadir bertanding," ungkap Tatit.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan Percasi dalam penyelenggaraan event ini sangat luar biasa. Bahkan persiapan yang semula diperkirakan tidak cukup waktu, ternyata berjalan sangat lancar.

“Alhamdulillah, dari Polri amat sangat luar biasa, sehingga kita dimanjakan. Kita yang persiapannya satu minggu itu kayaknya tidak mencukupi ternyata mencukupi, bahkan hanya empat hari. Kami dari Percasi sangat antusias, karena para peserta juga antusias. Paling tidak, kalau mungkin sebelumnya akan diselenggarakan, pesertanya akan lebih banyak. Bisa ribuan peserta,” lanjutnya.

Tatit berharap event ini bisa terus berlanjut setiap tahun dan menjadi agenda tetap dalam kalender olahraga Kota Malang. “Mungkin bisa menjadi acara tahunan. Harapan kami, semoga Bhayangkara sukses selalu dan akan memberikan yang terbaik seperti ini lagi,” tutupnya.

Bhayangkara Chess Day 2025 menjadi bukti bahwa olahraga catur masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Dari papan catur, lahir semangat kebersamaan, sportivitas, dan masa depan atlet berprestasi Kota Malang yang layak diperhitungkan di kancah nasional.