Lansia di Jepara Jadi Korban, Tabungan Emas Dicuri dan Diganti Emas Palsu
JEPARA - Tabungan berupa emas seberat 46 gram milik pasangan lansia di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mendadak berubah menjadi emas palsu. Diduga kuat, perhiasan tersebut dicuri dan diganti dengan emas imitasi. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kisah pilu ini dialami oleh Suhadi (80) dan Sukarti (75), pasangan suami istri warga Desa Kerso, Kecamatan Kedung, Jepara. Mereka tak kuasa menahan kesedihan setelah mengetahui tabungan perhiasan emas yang mereka kumpulkan sejak muda untuk hari tua, berubah menjadi barang mainan.
Dari total 50 gram emas perhiasan yang dimiliki, sekitar 46 gram diduga telah diganti dengan emas palsu. Hanya sekitar 4 gram emas yang tersisa dalam kondisi asli.
Keponakan korban Firda menuturkan bahwa kecurigaan pertama muncul dua minggu lalu saat melihat pintu almari tempat penyimpanan perhiasan tidak tertutup rapat seperti biasanya. Setelah diperiksa, ditemukan sejumlah kejanggalan pada fisik perhiasan.
“Kami curiga karena perhiasannya terlihat berbeda. Setelah dicek oleh kerabat, ternyata sebagian besar sudah diganti dengan emas imitasi. Hanya liontin dan satu cincin emas yang masih asli. Itu simpanan, namanya orang tua kan nabungnya seperti itu,” ungkap Firda pada Selasa (22/7/2025).
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Kedung. Kapolsek Kedung, AKP Dasiyo, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan langsung menindaklanjutinya.
“Langsung kami tindaklanjuti. Kanit Reskrim sudah menerima aduan dan saat ini kami sedang melakukan penyelidikan serta pemeriksaan saksi-saksi,” jelas AKP Dasiyo.
Akibat kejadian ini, Suhadi dan Sukarti diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 80 juta. Keluarga berharap pelaku segera tertangkap dan emas asli mereka dapat ditemukan kembali.