KSPN Jateng Kecam Kelompok Penyusup yang Rusuhkan Aksi May Day
MALANG - Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Jawa Tengah, Nanang Setyono, menilai kelompok tak dikenal yang diduga menyusup saat aksi Hari Buruh di Semarang yang berakhir ricuh telah mencederai perjuangan buruh.
"Kami kecewa dan prihatin karena yang dilakukan kelompok ini telah mencederai perjuangan kami," kata Nanang di Semarang, Jumat.
Padahal, lanjut dia, peringatan Hari Buruh seharusnya bertujuan untuk menyuarakan aspirasi, bukan membuat keributan.
Ia menyebut aksi buruh di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada 1 Mei 2025 berjalan tertib dan damai.
Kericuhan, lanjut dia, terjadi setelah kehadiran kelompok tak dikenal yang bukan merupakan bagian dari buruh.
Ia juga mengakui tentang adanya upaya dari kelompok-kelompok tertentu untuk masuk dalam aksi buruh.
"Beberapa hari sebelum aksi Hari Buruh mereka menawarkan diri secara aktif untuk bergabung dengan elemen buruh, namun kami dengan tegas menolak karena ingin aksi kami murni dari serikat buruh," katanya.
Sebelumnya, polisi membubarkan aksi memeringati Hari Buruh di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, pada Kamis (1/5/2025) sore, setelah diduga muncul aksi provokasi oleh sekelompok massa berpakaian hitam di tengah para buruh.
Sekelompok orang berpakaian hitam kemudian ikut bergabung ke dalam massa aksi.
Kericuhan pecah setelah kelompok buruh akan membubarkan diri setelah menyelesaikan aksi. (*)