Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Tiga Rumah di Grobogan
GROBOGAN - Kebakaran hebat terjadi di Dusun Mulungan, RT 002 RW 004, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat pagi (25/7). Tiga rumah warga berbahan kayu ludes dilalap si jago merah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 330 juta.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB diketahui oleh Sujarno (58), warga setempat yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Kapolsek Godong, AKP Bambang Jumena, menjelaskan kebakaran diduga berawal dari dapur rumah milik Ngatemin (66). Saat itu, Ngatemin sedang merebus air namun ditinggal berbelanja ke pasar. Sementara rumah dalam keadaan kosong.
Api yang berkobar hebat pun merambat dan menghanguskan dua rumah lain milik Imam Bukhori (43) dan Sadiman (85) yang bersebelahan.
Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun karena api telah membesar warga tak mampu memadamkan. Api berhasil dijinakkan tim pemadam kebakaran sekitar 15 menit kemudian.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Unit Inafis Polres Grobogan, kerugian yang dialami ketiga korban mencapai Rp 334.100.000.
"Rinciannya, kerugian Ngatemin sebesar Rp 172.800.000, Imam Bukhori Rp 144.000.000, dan Sadiman Rp 17.300.000. Ketiga rumah tersebut terbuat dari kayu dan sebagian berbentuk limasan serta impres," terang AKP Bambang Jumena.
Pihak Polsek Godong bersama Unit Inafis melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi dan korban, kemudian mengamankan barang bukti berupa dua tabung gas elpiji 3 kg dan satu unit kompor dua tungku.
Kapolsek Godong menegaskan, pihaknya akan melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
“Langkah-langkah penyelidikan dan dokumentasi telah dilakukan. Selanjutnya kami akan lengkapi administrasi penyelidikan dan terus melaporkan perkembangan kepada pimpinan,” ujar AKP Bambang.
Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi warga agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan dapur, terutama saat meninggalkan rumah.