Ketua Umum: GMNI Bukan Bagian Anarko

Ketua Umum: GMNI Bukan Bagian Anarko

Jakarta - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, berubah ricuh akibat dugaan penyusupan kelompok Anarko. Kepolisian Republik Indonesia mengungkap bahwa mereka telah menangkap sejumlah orang yang diduga berasal dari kelompok tersebut, yang kerap dicurigai sebagai pemicu kekacauan dalam berbagai aksi demonstrasi di Indonesia.

Ketua Umum GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Arjuna Putra Aldino menyatakan bahwa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia bukanlah organisasi anarko. GMNI adalah organisasi mahasiswa yang memiliki ideologi nasionalis dan sosialis, dengan fokus pada perjuangan kemiskinan dan pembangunan nasional. GMNI terbentuk melalui fusi beberapa organisasi mahasiswa sebelumnya.

Arjuna Putra Aldino menyatakan bahwa GMNI berbeda dengan dengan faham anarki, GMNI dan anarki memiliki perbedaan fundamental dalam ideologi dan tujuan perjuangan. GMNI berfokus pada pembangunan nasional dan perjuangan kemiskinan, sementara anarki menolak adanya kekuasaan yang diorganisir

Ketua Umum GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Arjuna Putra Aldino menyerukan kepada seluruh komponen bangsa untuk merevitalisasi dan melaksanakan dengan sungguh-sungguh konsensus empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dalam sebuah ikatan Pancasila sebagai falsafah dan ideologi bangsa dan Negara, UUD NKRI tahun 1945 sebagai konstitusinya, dan menjaga keutuhan NKRI yang merupakan komitmen bersama dan menghargai dan menjunjung tinggi kebhinekaan Indonesia. (*)