Keluhan Warga Demak soal Truk Angkut Tanah Proyek Tanggul Laut: Bikin Resah

Keluhan Warga Demak soal Truk Angkut Tanah Proyek Tanggul Laut: Bikin Resah

DEMAK - Rombongan truk-truk pengangkut tanah untuk material pembangunan tol tanggul laut Demak dikeluhkan warga Bulusari, Sayung.

Sebab, saat truk-truk itu melintas, laju yang dipacu para sopir sangat ugal-ugalan. Tak hanya kencang, tapi juga seolah tak memperdulikan keselamatan pengendara lain.

Bahkan, warga ramai mengeluhkan masalah ini melalui postingan dan komentar di media sosial.

Salah satu warga Neng mengaku, takut ketika bertemu iring-iringan truk tanah ini saat di jalan.

"Saya pernah tegur tapi malah sopirnya marah-marah. Kalau jalan sering main nyalip dari lawan arah sampai pengendara turun cor untuk menghindar," katanya.

Sedangkan warga lainnya, Nasir menyebut, truk dump tanah setiap hari melewati rute alternatif Mranggen - Onggorawe - Sayung. Akibatnya, timbul banyak jalan berlubang rusak dilalui kendaraan bermuatan berat.

"Jalan alternatif ke arah Demak rusak dilewati truk dump setiap hari. Jika tidak segera diperbaiki, maka akan berbahaya bagi pengendara yang lewat," ucap dia.

Sementara di medsos, keluhan netizen kebanyakan berkomentar tentang banyak sekali truk dump tanah hilir mudik rawan menimbulkan kecelakaan. Mereka menyoroti kejadian kecelakaan akibat hal ini sudah sering terjadi.

Sebab, di lokasi jalan alternatif ini kondisinya sempit. Truk-truk dump pengangkut tanah dikeluhkan warga terlalu berbahaya saat di jalan seakan tak kenal aturan dan sangat membahayakan.