Kecelakaan Didominasi Usia Produktif, Satlantas Sukoharjo Gencarkan Edukasi Lalu Lintas ke Sekolah
SUKOHARJO - Berdasarkan hasil Analisa dan Evaluasi (Anev) Satlantas Polres Sukoharjo, mayoritas korban kecelakaan lalu lintas selama periode Januari hingga April 2025 berasal dari kelompok usia produktif, yakni 15 hingga 30 tahun.
Sebagai respons, Satlantas Polres Sukoharjo menggelar Kampanye dan Edukasi Tertib Lalu Lintas serta Coaching Clinic Uji Praktek SIM di sejumlah sekolah, termasuk SMK Negeri 2 Sukoharjo.
Kasat Lantas Polres Sukoharjo Iptu Doohan Octa mewakili Kapolres AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengatakan, langkah ini merupakan bentuk upaya preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan pelajar.
“Berdasarkan data Anev, kecelakaan paling banyak dialami oleh kelompok usia produktif. Maka, perlu adanya edukasi sejak dini agar pelajar memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujarnya, Minggu (25/5/2025).
Dalam sesi edukasi, siswa-siswi diberikan pemahaman tentang dampak kecelakaan, faktor penyebab, dan jenis pelanggaran lalu lintas yang dapat menimbulkan fatalitas di jalan.
Baca Juga: Calon Jemaah Haji Diimbau Kenakan Ihram Sejak Embarkasi Solo, Ini Alasannya
Iptu Doohan menegaskan bahwa jalan raya bukan tempat untuk bergaya, melainkan ruang untuk menyelamatkan nyawa.
“Perlu disadari, setiap kecelakaan lalu lintas selalu diawali dari pelanggaran. Maka, kunci keselamatan adalah disiplin dan tertib berlalu lintas,” tegasnya.
Untuk menambah semangat, Satlantas memberikan hadiah helm kepada siswa-siswi yang berhasil menjawab pertanyaan seputar aturan lalu lintas.
Tak hanya itu, kegiatan coaching clinic juga digelar agar siswa lebih siap menghadapi uji praktek saat membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) nanti.
Baca Juga: DPW PSI Jateng Gelar Kopdarwil Konsolidasi Internal Bahas Rekomendasi Calon Ketum, Yang Disitu Nama Jokowi Dibahas, Ini Hasilnya
“Harapan kami, kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab berlalu lintas di kalangan pelajar, serta menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan di Kabupaten Sukoharjo,” pungkas Doohan.